news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral Narasi Pelemahan Rupiah Dianggap Positif, Ekonom Ingatkan Dampak Besar ke Manufaktur

Senin, 25 Mei 2026 - 12:18 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang belakangan ramai dibahas di media sosial dinilai tidak bisa secara sederhana dianggap menguntungkan perekonomian nasional.

Kepala Ekonom PermataBank, Josua Pardede, menegaskan pandangan sejumlah influencer yang menyebut rupiah melemah dapat menjadi kabar baik bagi ekonomi karena mendorong ekspor merupakan kesimpulan yang keliru dan berpotensi menyesatkan publik.

Menurut Josua, memang ada kelompok tertentu yang diuntungkan dari depresiasi rupiah, terutama eksportir komoditas yang menerima pembayaran dalam dolar AS. Namun manfaat tersebut tidak berlaku bagi seluruh sektor ekonomi.

Ia menjelaskan sektor manufaktur nasional justru menghadapi tekanan ketika rupiah melemah karena sebagian besar industri masih bergantung pada impor bahan baku dan barang modal dari luar negeri.

Josua menilai narasi yang hanya menyoroti sisi positif pelemahan rupiah terlalu menyederhanakan persoalan dan mengabaikan dampak luas terhadap sektor ekonomi lain.

Ia menekankan hal yang paling dibutuhkan pelaku usaha bukanlah rupiah yang terlalu lemah ataupun terlalu kuat, melainkan nilai tukar yang stabil dan mudah diprediksi.

Menurutnya, stabilitas kurs sangat penting bagi perusahaan dalam menyusun perencanaan bisnis, khususnya untuk kontrak impor dan ekspor jangka menengah maupun panjang.

Dengan kurs yang stabil, perusahaan dapat menghitung biaya produksi lebih akurat serta menyusun kebutuhan bahan baku untuk beberapa bulan ke depan secara lebih terencana.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
02:14
15:39
01:02
02:30
04:39

Viral