Timwas Haji DPR Soroti Ketersediaan Obat Untuk Jemaah
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Tim Pengawas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti distribusi obat bagi jemaah haji Indonesia yang dinilai masih mengalami kendala di sejumlah sektor pelayanan kesehatan di Makkah, Arab Saudi.
Meski pelayanan kesehatan bagi jemaah haji disebut sudah berjalan cukup baik, ketersediaan dan distribusi obat dinilai harus menjadi perhatian serius dalam evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini.
Pelayanan kesehatan jemaah haji saat ini didukung satelit layanan kesehatan atau posko kesehatan di setiap pemondokan. Posko tersebut menjadi layanan awal sebelum jemaah dirujuk ke kantor kesehatan haji Indonesia di Arab Saudi.
Namun, dalam masa transisi pengelolaan pusat kesehatan haji, distribusi obat ke setiap satelit disebut belum maksimal. Hal itu disebabkan tenaga dokter kloter yang bertugas hanya membawa persediaan obat terbatas untuk masing-masing kelompok terbang.
Tim Was Haji DPR RI tetap mengapresiasi meningkatnya kesadaran jemaah untuk rutin memeriksa kondisi kesehatan, termasuk kesiapsiagaan tenaga medis yang berjaga selama 24 jam untuk melayani jemaah.
DPR RI berharap penataan sistem pelayanan kesehatan haji ke depan dapat berjalan lebih optimal, terutama dalam menjamin ketersediaan obat bagi seluruh jemaah Indonesia.
Cucun menyebut persoalan distribusi obat menjadi catatan penting karena pusat kesehatan haji saat ini masih berada di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebelum nantinya dialihkan ke Kementerian Haji Republik Indonesia pada tahun depan.