Nyamar Jadi Pembeli, Emas 150 Gram Raib Dicuri
Medan, tvOnenews.com - Seorang pria terekam kamera pengawas mencuri dua keping emas batangan dari sebuah toko perhiasan di Jalan Brigjen Katamso, Kota Medan, Sumatera Utara.
Aksi pencurian tersebut terjadi saat pelaku berpura-pura menjadi pembeli dan memanfaatkan kelengahan karyawan toko sebelum melarikan diri membawa emas senilai ratusan juta rupiah.
Polisi kini masih memburu pelaku dan mendalami rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Dalam rekaman CCTV, pelaku datang mengenakan helm, jaket, dan masker untuk menyamarkan identitasnya. Pelaku kemudian meminta melihat emas batangan kepada pegawai toko.
Saat diberikan dua keping emas masing-masing seberat 100 gram dan 50 gram, pelaku terlihat berpura-pura memeriksa kode batang menggunakan telepon genggamnya.
Ketika perhatian pegawai teralihkan, pelaku langsung melarikan diri sambil membawa emas tersebut. Nilai kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.
Kapolsek Medan Kota Kompol Selvintriansih mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.
Polisi juga menelusuri kendaraan yang digunakan pelaku saat kabur dari lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga telah merencanakan aksinya karena mengetahui situasi toko dan berusaha menutupi ciri-ciri fisiknya.
Sementara itu di Lampung, pelaku penembakan terhadap seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kota Metro menyerahkan diri ke Polres Lampung Utara didampingi keluarga dan pihak pemerintah daerah.
Pelaku bernama Fajar Saputra datang bersama Wakil Bupati Lampung Utara Romli dan menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk senjata api rakitan jenis revolver beserta dua butir peluru aktif.
Kasus penembakan itu bermula ketika pelaku yang bekerja sebagai petugas koperasi mendatangi korban, Dedi Kristian Agung, untuk menagih utang.
Keduanya sempat terlibat cekcok yang sempat dilerai oleh istri korban. Namun tak lama kemudian, pelaku kembali mendatangi rumah korban dan menembakkan senjata ke arah pelipis kanan korban.
Warga yang mengetahui kejadian sempat berusaha mengejar pelaku, tetapi pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ahmad Yani, Kota Metro, untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan akibat luka tembak yang dideritanya.
Polisi saat ini masih mendalami motif penembakan dan melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku serta sejumlah saksi.