Pria Sadis Cekik Kekasih Gelap Hingga Tewas dan Jasadnya Dibakar
Muara Enim, tvOnenews.com - Warga Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di tepi sungai dekat Jembatan Enim III, Desa Karang Raja.
Korban yang semula tidak diketahui identitasnya kemudian teridentifikasi sebagai Ayu Puspitasari (23), seorang ibu rumah tangga yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 24 Mei 2026.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial AP (33) yang diduga menjadi pelaku pembunuhan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui merupakan mantan kekasih korban yang disebut masih menjalin hubungan dengan korban meskipun keduanya telah memiliki keluarga masing-masing.
Kasus ini terungkap setelah warga menemukan jasad korban di pinggir aliran sungai dalam kondisi mengenaskan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian yang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan proses identifikasi.
Dari hasil penyelidikan, polisi menduga korban meninggal akibat tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku.
Setelah korban meninggal, pelaku diduga berupaya menghilangkan jejak dengan membakar jasad korban sebelum membuangnya ke area sungai.
Kepolisian menyebut motif sementara pembunuhan diduga dipicu persoalan pribadi antara pelaku dan korban.
AP diduga menyimpan rasa sakit hati setelah terlibat perselisihan dan merasa tersinggung oleh ucapan korban. Kondisi tersebut diduga memicu pelaku melakukan tindakan yang berujung pada kematian korban.
Saat ini penyidik masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk waktu pasti pembunuhan dan lokasi awal peristiwa berlangsung. Polisi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk memperkuat proses penyidikan.
Jenazah korban telah dievakuasi dan menjalani pemeriksaan forensik guna memastikan penyebab kematian secara medis. Sementara itu, pelaku kini menjalani proses hukum di bawah penanganan aparat kepolisian.
Kasus tersebut menambah daftar tindak pidana pembunuhan yang dipicu konflik personal dan menjadi perhatian aparat penegak hukum di Sumatera Selatan. Polisi memastikan penyidikan akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara jelas.