Bos Hanania Travel Diduga Gunakan Uang Jemaah untuk Bayar Influencer
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap dugaan penggunaan dana jemaah oleh pihak Hanania Travel untuk membiayai kegiatan promosi melalui influencer dan selebgram.
Dana yang seharusnya digunakan untuk memberangkatkan jemaah umrah diduga dialihkan untuk berbagai keperluan di luar penyelenggaraan perjalanan ibadah.
Dalam penyelidikan yang tengah berlangsung, penyidik menemukan sebagian dana yang dihimpun dari calon jemaah digunakan untuk membayar jasa promosi sejumlah influencer yang membantu memasarkan paket umrah milik Hanania Travel.
Promosi melalui media sosial tersebut disebut berhasil menarik minat masyarakat untuk mendaftar program umrah yang ditawarkan perusahaan.
Namun, di tengah tingginya jumlah pendaftar, ratusan calon jemaah hingga kini dilaporkan gagal berangkat ke Tanah Suci.
Pemilik Hanania Travel telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah. Polisi menyebut kerugian yang dialami para korban mencapai miliaran rupiah.
Selain digunakan untuk kegiatan pemasaran, penyidik menduga sebagian dana jemaah juga dipakai untuk berbagai kepentingan lain yang tidak berkaitan langsung dengan penyelenggaraan perjalanan umrah.
Polisi saat ini terus mendalami aliran dana serta penggunaan dana jemaah yang telah disetorkan kepada perusahaan.
Penyidik juga berencana meminta keterangan sejumlah influencer atau selebgram yang terlibat dalam promosi paket umrah Hanania Travel.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan para pihak dalam kegiatan pemasaran yang dijalankan perusahaan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan mengenai status hukum para influencer yang akan dimintai keterangan.
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah tersebut masih terus dikembangkan guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat serta memastikan pemulihan hak-hak para korban.