Soal Karyawan Hotel Sultan, Sufmi Dasco Akan Koordinasi dengan Setneg
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Sekretariat Negara terkait nasib para karyawan Hotel Sultan di tengah proses pengosongan kawasan hotel tersebut.
Dasco menegaskan bahwa aspek ketenagakerjaan perlu menjadi perhatian dalam proses pengelolaan aset ke depan. Menurutnya, para pekerja yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di Hotel Sultan tidak boleh diabaikan.
Ia berharap pengelolaan yang nantinya dilakukan oleh Kementerian Sekretariat Negara tetap dapat memberikan ruang bagi para karyawan yang selama ini bekerja di Hotel Sultan.
Menurut Dasco, apabila pengelolaan kawasan tersebut beralih ke pemerintah, maka keberlanjutan pekerjaan para karyawan perlu menjadi bagian dari pertimbangan dalam proses transisi.
"Pengelolaan yang nantinya dilakukan oleh Kementerian Sekretariat Negara tentunya kita harapkan juga dapat memberikan tempat kepada karyawan-karyawan yang selama ini sudah bekerja di sana," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah polemik rencana pengosongan Hotel Sultan yang dilakukan setelah adanya putusan hukum terkait penguasaan lahan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Sejumlah karyawan sebelumnya menyuarakan kekhawatiran terkait potensi kehilangan pekerjaan apabila proses eksekusi dan pengosongan hotel tetap dilaksanakan.
Hingga kini, proses pengosongan Hotel Sultan masih menjadi perhatian publik, terutama terkait dampaknya terhadap operasional hotel dan keberlangsungan kerja para pegawai.