news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kemenkeu Kembalikan Rp 281 Triliun Dana Negara di Himbara, Ini Alasannya

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Keuangan memutuskan mengembalikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang sebelumnya sempat ditarik dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Selain itu, pemerintah juga akan menambah dana siaga sebesar Rp100 triliun untuk menjaga likuiditas perbankan.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan pemerintah sempat menarik dana SAL sebesar Rp110 triliun pada Juni 2026. Penarikan tersebut membuat dana SAL yang ditempatkan di perbankan tersisa Rp181 triliun dari total Rp281 triliun.

Namun, Kementerian Keuangan memutuskan untuk mengembalikan dana yang telah ditarik tersebut sehingga total dana SAL yang ditempatkan di Himbara kembali menjadi Rp281 triliun.

Selain pengembalian dana SAL, pemerintah juga akan menempatkan tambahan dana siaga sebesar Rp100 triliun di Himbara.

Menurut Yuda, langkah tersebut diperlukan untuk menjaga kecukupan likuiditas perbankan agar tetap mampu menyalurkan kredit ke sektor riil.

Ia menyebut pertumbuhan kredit per Mei 2026 telah mencapai 11,5 persen dan diharapkan terus meningkat hingga akhir tahun.

Sementara itu, Guru Besar Ekonomi Universitas Airlangga, Rahma Gemi, menilai perubahan kebijakan tersebut mencerminkan upaya pemerintah menjaga keseimbangan makroekonomi.

Menurutnya, di satu sisi pemerintah perlu menarik dana SAL untuk mendukung pembiayaan belanja negara agar dana tidak mengendap tanpa memberikan manfaat optimal.

Namun, di sisi lain, penarikan dana dalam jumlah besar berpotensi mengurangi likuiditas perbankan, khususnya bank-bank BUMN yang menjadi penopang utama penyaluran kredit.

Ia menjelaskan, apabila likuiditas bank menyusut terlalu cepat, pemerintah perlu kembali menempatkan dana sebagai langkah stabilisasi agar fungsi intermediasi perbankan tetap berjalan.

Rahma juga menilai kebijakan tersebut berkaitan erat dengan pengelolaan uang primer. Saat dana pemerintah ditarik ke Bank Indonesia, likuiditas di sistem perbankan berkurang sehingga cadangan bank menyusut dan pertumbuhan uang beredar tertahan.

Sebaliknya, ketika dana kembali ditempatkan di Himbara, likuiditas meningkat sehingga bank memiliki ruang yang lebih besar untuk menyalurkan kredit kepada masyarakat dan dunia usaha.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
00:47
00:52
06:23
05:29
02:41

Viral