Sulit Dipadamkan, Karhutla Kepung Kalimantan Tengah
Jakarta, tvOnenews.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah terus meluas. Tim gabungan penanggulangan karhutla telah berjibaku selama dua hari terakhir memadamkan kebakaran lahan gambut, sementara api di beberapa lokasi terus muncul dan kembali menyala.
Di Kabupaten Kotawaringin Timur, sedikitnya terdapat 14 titik kebakaran yang tersebar di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Kecamatan Baamang.
Selain titik api baru, petugas juga menemukan sejumlah lokasi yang sebelumnya telah berhasil dipadamkan, namun kembali terbakar.
Kebakaran semakin meluas, terutama di kawasan Jalan Cilik Riwut Kilometer 7 serta Jalan Lingkar Selatan, Jalan Amin Klaru, sehingga memerlukan penanganan intensif dari tim gabungan.
Sementara itu, kondisi di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, juga semakin mengkhawatirkan. Api terus meluas dan mulai mendekati jalan utama serta kawasan permukiman warga.
Asap tebal akibat kebakaran mulai memasuki wilayah permukiman. Petugas gabungan berupaya membendung laju api agar tidak merambat ke rumah-rumah warga.
Untuk menjangkau titik api yang sulit diakses melalui jalur darat, petugas juga melakukan pemadaman dari udara di sejumlah lokasi.
Dampak kebakaran turut dirasakan warga di Kota Palangka Raya. Kabut asap pekat kembali menyelimuti kota dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain menurunkan jarak pandang, kondisi tersebut mulai memicu gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Kabut asap umumnya muncul pada pagi hari hingga menjelang siang, kemudian berkurang seiring perubahan arah angin. Namun, asap kembali menyelimuti wilayah tersebut pada sore hingga malam hari.
Petugas terus melakukan upaya pemadaman dan pemantauan untuk mencegah kebakaran semakin meluas, terutama di wilayah yang berdekatan dengan permukiman penduduk.