Karhutla di Kalteng Kian Menghawatirkan, BNPB Intensif Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengintensifkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Tengah sebagai upaya mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas.
Operasi hujan buatan dilakukan setiap hari, mulai pagi hingga malam, dengan memanfaatkan dua unit pesawat yang disiagakan untuk menaburkan bahan semai awan.
Dalam satu kali penerbangan, masing-masing pesawat mampu mengangkut sekitar 1 ton atau 1.000 kilogram garam yang disebarkan pada titik-titik yang dinilai berpotensi membentuk awan hujan berdasarkan analisis tim.
BNPB memfokuskan operasi modifikasi cuaca di sejumlah wilayah yang terdampak karhutla, antara lain Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kameloh Baru, Kota Palangka Raya, serta Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dua pesawat yang dikerahkan akan terus dioptimalkan untuk meningkatkan peluang terbentuknya hujan buatan di wilayah-wilayah tersebut.
BNPB berharap operasi modifikasi cuaca mampu menghasilkan hujan dengan intensitas lebat dan durasi yang cukup panjang sehingga dapat membantu memadamkan api, terutama di lahan gambut yang sulit ditangani melalui pemadaman darat.
Langkah tersebut dilakukan di tengah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah yang menjadi salah satu daerah dengan jumlah titik api terbanyak selama musim kemarau tahun ini.