Karhutla di Palangka Raya kian Mengkhawatirkan, Warga Resah
Palangka Raya, tvOnenews.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terus meluas akibat kondisi kering. Petugas juga menghadapi kendala keterbatasan sumber air untuk memadamkan api.
Kondisi parit dan drainase yang mengering di sejumlah lokasi membuat proses pemadaman semakin sulit. Petugas terpaksa mencari sumber air alternatif untuk mengendalikan api yang terus menjalar.
Salah satu titik karhutla berada di Jalan Gurame. Pemadaman di lokasi tersebut telah berlangsung selama tiga hari, tetapi api masih terus meluas hingga mendekati permukiman warga.
Kebakaran bahkan mulai membakar sebagian badan jalan di sekitar lokasi. Warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut mengaku khawatir api kembali menjalar ke permukiman.
Dampak asap juga mulai dirasakan warga. Sejumlah warga mengeluhkan sesak napas, batuk, hingga sakit tenggorokan akibat asap kebakaran.
Regu tambahan kemudian dikerahkan untuk memperkuat personel dan armada pemadam. Meski sejumlah titik api berhasil dipadamkan, petugas masih mewaspadai kemunculan titik api baru.
Petugas mengungkapkan keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala utama di lapangan. Untuk memenuhi kebutuhan pemadaman, petugas harus membuat sumur bor serta mengangkut air secara bertahap dari mobil tangki menuju embung dan kemudian ke lokasi kebakaran.
Pemerintah Kota Palangkaraya juga memperpanjang status tanggap darurat untuk mendukung penanganan karhutla yang masih berlangsung.