Kampung Bahari Di Gerebek BNN, 250 Personil Gabungan Dikerahkan
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melakukan penggerebekan di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026).
Operasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemberantasan peredaran narkotika di kawasan yang sebelumnya juga pernah menjadi lokasi penggerebekan.
Sebanyak 250 personel gabungan dari BNN dan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan dalam operasi tersebut.
Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Kamis pagi, awalnya tiga orang diamankan petugas. Jumlah tersebut kemudian bertambah menjadi empat orang.
Selain mengamankan empat orang, petugas menyita sejumlah barang bukti, di antaranya dua sepeda motor, dua mobil, serta sedikitnya lima telepon seluler.
Polisi juga menemukan sejumlah senjata dan barang berbahaya di lokasi. Barang bukti tersebut antara lain senjata tajam, pistol, shotgun beserta peluru, serta petasan.
Proses penggerebekan sempat diwarnai kericuhan. Petugas dan warga di lokasi terlibat saling serang menggunakan petasan dan senjata. Namun, situasi akhirnya dapat dikendalikan oleh personel gabungan.
Sementara itu, jumlah narkotika dan uang tunai yang ditemukan dalam operasi terbaru tersebut masih dalam proses penghitungan. BNN belum memberikan keterangan resmi mengenai jenis maupun jumlah narkotika yang diamankan.
Penggerebekan kali ini merupakan tindak lanjut dari operasi serupa yang dilakukan di Kampung Bahari pada 2025. Dalam operasi sebelumnya, petugas mengamankan sekitar 89 kilogram sabu dan uang tunai sekitar Rp1,4 miliar.
Selain itu, petugas pada penggerebekan 2025 mengamankan sejumlah perhiasan, telepon seluler, kendaraan, serta uang palsu. Sebanyak sembilan orang juga diamankan dalam operasi tersebut.
Dengan empat orang yang diamankan dalam penggerebekan terbaru, jumlah orang yang telah diamankan dalam rangkaian pengungkapan kasus di kawasan tersebut kini mencapai belasan orang.
BNN dijadwalkan memberikan keterangan lebih lanjut melalui konferensi pers terkait hasil penggerebekan, termasuk jumlah narkotika dan barang bukti lain yang berhasil disita.