news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Purbaya Kena Reshuffle, Hendri Satrio: Gaya Bicara Terlalu Ceplas-Ceplos

Selasa, 15 September 2026 - 08:29 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara. Presiden melantik Suahasil sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Suahasil sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Ia kembali menduduki posisi tersebut pada pemerintahan Prabowo sejak Oktober 2024. Sebelum menjadi wakil menteri, Suahasil pernah menjabat Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Setelah pelantikan, Suahasil menyampaikan arahan Presiden Prabowo agar Kementerian Keuangan menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. APBN juga harus mampu menopang program prioritas pemerintah.

“APBN itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel. APBN itu harus dapat dipercaya,” ujar Suahasil.

Pergantian menteri terjadi ketika pemerintah menghadapi tantangan menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat. 

Ekonom Josua Pardede menilai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,45 persen perlu dilihat bersama kondisi konsumsi dan daya beli kelas menengah.

Menurut Josua, tantangan Suahasil bukan hanya menjaga pertumbuhan, tetapi memastikan belanja pemerintah lebih produktif sehingga dampaknya terasa langsung oleh masyarakat. 

Pemerintah perlu mengoptimalkan penerimaan sekaligus memastikan setiap belanja negara mampu mendukung penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan.

Josua juga menyoroti tekanan terhadap ruang fiskal akibat perkembangan ekonomi global, termasuk harga minyak mentah yang meningkat. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan terhadap APBN sehingga pemerintah perlu menjalankan kebijakan fiskal secara hati-hati.

Pengamat Komunikasi Poltik Hendri Satrio menilai pergantian Purbaya juga dapat dibaca sebagai upaya Presiden Prabowo memperkuat koordinasi internal pemerintahan. 

Ia menyoroti pentingnya kemampuan seorang menteri menjaga hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Suahasil kini menghadapi tugas menjaga kesinambungan kebijakan fiskal sekaligus merespons persoalan daya beli dan produktivitas belanja negara.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:07
01:09
00:52
03:33
02:22
05:26

Viral