- Pexels/SHVETS production
Tren Peningkatan Berat Badan, Ahli Ingatkan Cara Gaya Diet Sehat
Jakarta, tvOnenews.com - Penggunaan obat penurun berat badan mengalami peningkatan signifikan di tengah tren perilaku diet yang banyak dilakuakn individu.
Kendati demikian, para ahli mengungkap pentingnya menjaga massa otot selain menurunkan berat badan untuk dapat memastikan kesehatan tubuh yang optimal.
Dilansir dari Antara, laporan Reuters pada 16 April 2026 mengungkapkan bahwa semaglutide yang dipasarkan antara lain melalui Wegovy oleh Novo Nordisk menunjukkan kemampuan lebih baik dalam mempertahankan massa tanpa lemak dibandingkan terapi sejenis.
Dalam studi terhadap ribuan pasien, pengguna tirzepatide tercatat mengalami kehilangan massa tanpa lemak lebih besar, yakni sekitar 1,1 persen dalam tiga bulan pertama penggunaan, dan meningkat menjadi sekitar 2 persen setelah satu tahun, dibandingkan dengan pengguna semaglutide.
Temuan ini mengingatkan bahwa keberhasilan diet bukan semata pada penurunan berat badan, tetapi juga pada kualitas komposisi tubuh yang tetap terjaga. Massa otot memiliki peran penting dalam menjaga metabolisme, kekuatan fisik, serta daya tahan tubuh dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Peneliti menekankan bahwa kehilangan massa otot yang berlebihan dapat berdampak pada menurunnya kemampuan fisik, termasuk meningkatnya kelelahan dan berkurangnya ketahanan tubuh. Oleh karena itu, pendekatan penurunan berat badan perlu dilakukan secara seimbang dan berkelanjutan.
Studi tersebut juga mencatat bahwa pada pasien yang mengalami penurunan berat badan lebih dari 20 persen, sekitar 10 persen pengguna tirzepatide kehilangan lebih dari 5 persen massa tubuh tanpa lemak. Sementara itu, pada kelompok pengguna semaglutide, angkanya tercatat lebih rendah, yakni di bawah 7 persen.
Selain terapi medis, para ahli menekankan pentingnya menjaga gaya hidup sehat. Aktivitas fisik secara rutin dinilai berperan dalam membantu mempertahankan massa otot selama proses penurunan berat badan.
Menanggapi temuan ini, pihak Novo Nordisk tidak memberikan komentar langsung. Namun, merujuk pada hasil uji klinis sebelumnya, perubahan massa otot pada pengguna semaglutide tidak berbeda signifikan dibandingkan kelompok plasebo, serta fungsi fisik pasien tetap terjaga.
Pernyataan tersebut sejalan dengan temuan studi yang menunjukkan bahwa semaglutide cenderung lebih mampu mempertahankan massa tanpa lemak selama terapi.
Sementara itu, hingga laporan ini diturunkan, perusahaan farmasi Eli Lilly belum memberikan tanggapan terkait hasil penelitian yang masih berada dalam tahap pra-publikasi (pre-peer review).
Temuan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa menjaga keseimbangan tubuh merupakan bagian penting dari ikhtiar menjaga kesehatan. Penurunan berat badan yang ideal bukan hanya tentang berkurangnya angka, tetapi juga tentang tetap terjaganya kekuatan dan fungsi tubuh secara menyeluruh.(ant/raa)