- Istimewa
Jaga Kelestarian Alam, Program Kolaborasi ESG Tanam Ribuan Pohon di Kaltim
Kaltim, tvOnenews.com - Berbagai pihak turut melakuak sejumlah upaya dalam menjaga kelestarian alam terkhusus di Kalimatam Timur (Kaltim) berbarengan dengan pembangunan yang berjalan.
Dalam merealisasikan hal tersebut, Konsorsium Gerbangtara bersama Enable Project menginisiasi program kolaborasi ESG '2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur' dengan melibatkan pemerintah daerah, sektor swasta, institusi pendidikan, komunitas lokal, dan generasi muda dalam mendorong aksi penghijauan dan keberlanjutan lingkungan.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan implementasi ESG yang lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya berfokus pada dampak lingkungan, tetapi juga mendorong dampak sosial melalui keterlibatan aktif komunitas lokal, pemuda, dan pelaku UMKM di Kalimantan Timur. Kami percaya, keberlanjutan akan menjadi lebih kuat ketika dibangun bersama masyarakat melalui semangat gotong royong dan aksi kolektif,” kata Koordinator Konsorsium Gerbangtara dan CEO Enable Project, Aie Natasha, Sabtu (23/5/2026).
Tak hanya itu, kegiatan ini turut menghadirkan sesi Sekolah Pasar Modal Green Investment bersama Bursa Efek Indonesia (IDX) Kaltim sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi investasi berkelanjutan dan pemahaman generasi muda terhadap praktik ESG.
Co-Founder Boemi Borneo sekaligus Chair Indonesian Youth Diplomacy Local Chapter Kaltim, Farah Faye mengatakan program ini diharapkan dapat memperkuat keterlibatan generasi muda dalam aksi lingkungan berbasis kolaborasi.
“Kami ingin gerakan ini tidak berhenti pada penanaman pohon saja, tetapi juga menghadirkan dampak yang terukur melalui monitoring dan penyusunan impact report selama satu tahun ke depan. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa ITK melalui UKM Society of Renewable Energy (SRE) turut dilibatkan sebagai bagian dari aksi kolaboratif dan pembelajaran keberlanjutan bagi generasi muda,” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua Komunitas Linbank, Annisa Alfianti mengatakan aksi lingkungan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Hal ini ditujukan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat secara menyeluruh.
“Aksi ini menjadi bukti bahwa komunitas, masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta dapat bergerak bersama untuk menghadirkan dampak lingkungan dan sosial yang nyata,” katanya.(raa)