GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kawasan Industri Bontang Lestari Dan Kaltim Industrial Estate (KIE), Dua Gerbang Baru Investasi Raksasa Di Kalimantan Timur Yang Gencar Di Promosikan

Kota Bontang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan investasi strategis di Indonesia Timur.
Kamis, 14 Mei 2026 - 18:40 WIB
Kota Bontang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan investasi strategis di Indonesia Timur.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Kota Bontang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah tujuan investasi strategis di Indonesia Timur. Didukung letak geografis yang terhubung dengan jalur logistik nasional, keberadaan industri besar, serta kedekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Bontang kini menawarkan dua kawasan industri unggulan yang diproyeksikan menjadi magnet baru bagi investor nasional maupun internasional. 

Dua kawasan tersebut yakni Kaltim Industrial Estate dan Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari yang disiapkan sebagai pusat pengembangan industri, hilirisasi, logistik, dan investasi berkelanjutan di Kalimantan Timur

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kaltim Industrial Estate Siap Tampung Investasi Industri Strategis 

Kaltim Industrial Estate (KIE) menjadi salah satu kawasan industri yang saat ini berkembang pesat di Kota Bontang. Kawasan ini memiliki luas lahan sekitar 214,09 hektare dan telah didukung infrastruktur dasar kawasan industri yang terintegrasi. Kegiatan utama di kawasan ini meliputi pengembangan industrial estate, ready mix concrete, properti, perdagangan (trading), hingga proyek engineering, procurement and construction (EPC). Keberadaan berbagai sektor usaha tersebut menjadikan kawasan ini dinilai fleksibel untuk pengembangan berbagai jenis industri. 

Selain memiliki akses langsung menuju kawasan pelabuhan dan jalur distribusi logistik, kawasan ini juga berada dekat dengan industri petrokimia, energi, dan manufaktur yang telah lebih dahulu berkembang di Kota Bontang. Kondisi tersebut menjadi nilai tambah bagi investor yang ingin mengembangkan industri hilirisasi maupun industri pendukung. 

Kawasan ini juga dinilai strategis karena terhubung dengan berbagai akses transportasi seperti Pelabuhan Lok Tuan, Pelabuhan LNG Badak, hingga akses menuju Kota Samarinda dan Balikpapan. Dukungan utilitas industri seperti listrik, air bersih, telekomunikasi, serta tenaga kerja industri menjadi faktor pendukung daya saing investasi di kawasan tersebut. 

Kawasan Industri Bontang Lestari Miliki Potensi Pengembangan Skala Besar 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain KIE, Pemerintah juga mendorong pengembangan Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari sebagai salah satu kawasan investasi masa depan di Kalimantan Timur. Kawasan ini memiliki luas lahan mencapai sekitar 1.102 hektare dan diproyeksikan menjadi ruang pengembangan industri skala besar yang terintegrasi. 

Dengan ketersediaan lahan yang luas, kawasan Bontang Lestari dinilai memiliki peluang besar untuk pengembangan industri pengolahan, hilirisasi sumber daya alam, logistik, pergudangan, energi, hingga industri ramah lingkungan. Keunggulan lain kawasan ini adalah lokasinya yang berada di wilayah pesisir dan memiliki potensi konektivitas dengan jalur distribusi laut. Hal tersebut dinilai penting dalam mendukung efisiensi rantai pasok industri dan kegiatan ekspor-impor. Di tengah meningkatnya kebutuhan lahan industri di Indonesia, keberadaan Kawasan Peruntukan Industri Bontang Lestari menjadi peluang strategis bagi investor yang membutuhkan pengembangan kawasan industri jangka panjang dengan skala besar. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu Pemain Asing Persib Bandung Tiba-tiba Dilirik Klub Kasta Teratas Eropa

Satu Pemain Asing Persib Bandung Tiba-tiba Dilirik Klub Kasta Teratas Eropa

Penyerang asing Persib Bandung dikaitkan dengan klub Eropa setelah namanya masuk agenda transfer. Masa depannya kini jadi sorotan jelang akhir musim.
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah Usai Cekcok di Kampung Ambon Jakarta Barat

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah Usai Cekcok di Kampung Ambon Jakarta Barat

Seorang pria berusia 40 tahun menggegerkan warga usai ditemukan tewas bersimbah darah di Komplek Permata atau Kampung Ambon, Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (14/5/2026).
5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada 15 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar Hadapi Cobaan Besok!

5 Weton yang Diprediksi Kurang Beruntung pada 15 Mei 2026, Harus Ekstra Sabar Hadapi Cobaan Besok!

Disarankan pemilik lima weton ini untuk lebih mawas diri dan menjaga emosi agar tidak terjebak dalam masalah yang tidak perlu pada tanggal 15 Mei 2026. Siap?
Bontang Bidik Investasi Raksasa, DPMPTSP Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan

Bontang Bidik Investasi Raksasa, DPMPTSP Buka Karpet Merah Industri Pengalengan Ikan

Pemerintah Kota Bontang membuka peluang investasi besar-besaran di sektor maritim. Langkah strategis ini didorong oleh potensi luar biasa Selat Makassar yang melimpah.
Diminati Klub Liga Malaysia, Berapa Gaji Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers?

Diminati Klub Liga Malaysia, Berapa Gaji Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers?

Mees Hilgers dirumorkan masuk radar Selangor FC setelah media Malaysia menyorot koneksinya, namun gaji miliaran di FC Twente bisa jadi tantangan besar.
Dam Haji Diperdebatkan MUI dan Kemenhaj, DPR Ingatkan Jangan Sampai Jamaah Bingung

Dam Haji Diperdebatkan MUI dan Kemenhaj, DPR Ingatkan Jangan Sampai Jamaah Bingung

Perbedaan pandangan antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) soal pelaksanaan dam haji menjadi sorotan.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Selengkapnya

Viral