news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tantang Arus AI, IHBS Tegaskan Teknologi Harus Dibangun di Atas Nilai Islam Wasatiyah.
Sumber :
  • istimewa

Tantang Arus AI, IHBS Tegaskan Teknologi Harus Dibangun di Atas Nilai Islam Wasatiyah

Di tengah perkembangan digitalisasi atau derasnya arus kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, IHBS memilih
Minggu, 5 Juli 2026 - 19:41 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah perkembangan digitalisasi atau derasnya arus kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, Ibnu Hajar Boarding School (IHBS) memilih mengambil jalan berbeda. 

Bahkan, tidak hanya sekadar mencetak lulusan yang mahir teknologi, tetapi melahirkan generasi yang mampu menguasai AI tanpa kehilangan kompas moral dan nilai-nilai Islam.

Hal ini diungkapkan, Pengawas Yayasan Dakwah Islam Cahaya Ilmu, Ustaz Abdullah Ashim di prosesi Wisuda SD, SMP, SMA, dan Mahad Aly Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Puri Begawan, Bogor, Ahad (5/7/2026). 

Selain itu, ia menegaskan bahwa AI tidak boleh dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang yang harus diarahkan dengan nilai-nilai keislaman.

"Harapan kami, lulusan-lulusan IHBS yang kelak menjadi ilmuwan, peneliti, maupun pengembang teknologi tetap membawa identitas Islam dalam setiap karya dan inovasinya. Teknologi harus menjadi sarana membangun peradaban, bukan merusaknya," bebernya.

Karena menurutnya, sejak berdiri pada 2010, IHBS mengusung konsep sekolah umum berbasis agama. Selain itu, para lulusan tidak hanya dibekali ilmu syariat, tetapi juga didorong berprestasi di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). 

Ia juga menyebutkan, bahwa banyak alumni yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui berbagai jalur prestasi.

Meski berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan, kata dia, IHBS tetap menjadikan nilai wasatiyah atau Islam moderat sebagai fondasi pendidikan.

Kemudian, kata dia, para siswa diajarkan untuk berpikir terbuka, bersikap seimbang, serta menghindari paham ekstrem dalam memandang persoalan kehidupan.

"Keunggulan lain juga tampak pada program Diniyah di tingkat SMA yang membekali siswa dengan hafalan Al Quran, kemampuan bahasa Arab, dan pendalaman ilmu agama. Sementara Mahad Aly IHBS menjadi program beasiswa penuh yang menyiapkan kader-kader dai untuk mengabdi hingga ke daerah pelosok Indonesia," jelasnya.

Di samping itu, ia jelaskan, melalui wisuda ini, IHBS ingin menegaskan bahwa masa depan tidak hanya membutuhkan generasi yang mampu memanfaatkan AI, tetapi juga sosok-sosok yang memiliki integritas, akhlak, dan tanggung jawab moral. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral