news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kampanye Publik Anti IRET Menggelora di CFD Makassar.
Sumber :
  • Istimewa

Kampanye Publik Anti IRET Menggelora di CFD Makassar

Sebelas organisasi lintas agama dan lembaga kerukunan bersatu menggelar Kampanye Publik Anti Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Boulevard, Makassar pada Minggu (19/7/2026).
Selasa, 21 Juli 2026 - 21:33 WIB
Reporter:
Editor :

Makassar, tvOnenews.com -Sebelas organisasi lintas agama dan lembaga kerukunan bersatu menggelar Kampanye Publik Anti Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Boulevard, Makassar pada Minggu (19/7/2026).

Kampanye ini mengangkat tema "Merawat Harmoni, Memperkuat Persatuan: Bersama Menolak Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme". Kegiatan ini menjadi simbol nyata bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat. 

Melalui tagline 'CFD Harmoni: Jalan Sehat, Pikiran Sehat, Indonesia Kuat' masyarakat diajak tidak hanya menjaga kesehatan jasmani, tetapi juga membangun cara berpikir yang sehat, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai toleransi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Nadjamuddin Abduh mengungkapkan, seluruh agama mengajarkan nilai-nilai perdamaian dan persaudaraan.

"Hari ini kita berkumpul untuk menegaskan komitmen bersama dalam menjaga persatuan, kebersamaan, serta membangun kehidupan yang damai dan harmonis. Apa pun latar belakang agama kita, seluruh agama mengajarkan umatnya hidup berdampingan dalam kedamaian. Karena itu, mari terus menjaga persatuan dan bersama-sama mewujudkan Sulawesi Selatan yang damai, rukun, dan harmonis," ucap Nadjamuddin, dalam keterangannya, Sela Selasa (21/7/2026).

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Selatan, Muammar Bakry mengapresiasi sinergi yang dibangun seluruh organisasi lintas agama. Sebab, kebersamaan menjadi bukti bahwa keberagaman merupakan kekuatan untuk memperkokoh persatuan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh majelis agama yang hadir dan bersama-sama menyelenggarakan kampanye melawan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Makassar adalah rumah bagi perdamaian dan harmoni. Semoga semangat ini menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia bahkan bagi masyarakat dunia," jelasnya.

Kemudian, Ketua Umum DPP ICATT, H. Mallingkai Ilyas, mengatakan, kampanye publik ini merupakan bagian dari gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan nasional melalui penguatan moderasi beragama dan kolaborasi lintas agama.

"Berangkat dari kesadaran bahwa perdamaian dan persatuan adalah tanggung jawab bersama, seluruh organisasi lintas agama yang terlibat menegaskan komitmennya untuk merawat harmoni, memperkuat moderasi beragama, memperkokoh persaudaraan kebangsaan, serta mencegah berkembangnya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme yang dapat mengancam persatuan bangsa,” ungkapnya.

Kemudian, Mallingkai menambahkan bahwa ancaman terhadap persatuan bangsa saat ini tidak hanya hadir dalam bentuk aksi kekerasan, tetapi juga melalui penyebaran ujaran kebencian, provokasi, hoaks, serta narasi intoleransi di ruang digital.

"Karena itu, kampanye ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ini adalah awal dari gerakan bersama yang harus hidup di tengah masyarakat. Kita ingin menghadirkan ruang-ruang publik sebagai ruang edukasi, ruang dialog, dan ruang kolaborasi untuk memperkuat toleransi, memperkokoh persaudaraan, serta membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga Indonesia adalah tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

Selain itu, Mallingkai juga mengajak generasi muda menjadi pelopor perdamaian dengan memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan narasi positif, memperkuat literasi digital, dan menangkal penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.(raa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:28
02:23
01:37
04:43
04:30
05:26

Viral