news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Program TEP 2026 Gandeng Generasi Muda Bangun Kawasan Transmigrasi di Papua.
Sumber :
  • Istimewa

Program TEP 2026 Gandeng Generasi Muda Bangun Kawasan Transmigrasi di Papua

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turut melibatkan generasi muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi untuk ikut menjadi bagian Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026.
Selasa, 28 Juli 2026 - 19:41 WIB
Reporter:
Editor :

Papua, tvOnenews.com - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) turut melibatkan generasi muda yang berasal dari berbagai perguruan tinggi untuk ikut menjadi bagian Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026.

Diantaranya yakni Nabilah Khansa Islam Arsyi dan Debora Angelica Pardede yang bercerita terkait keikutsertaan dirinya dalam program TEP 2026.

Nabilah yang merupakan mahasiswi Universitas Brawijaya asal Jakarta Selatan itu bakal bertugas di kawasan transmigrasi Klamono–Segun, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

Nabilah mengaku kegiatan TEP 2026 merupakan ruang belajar yang tak dapat diperolah di dalam kelas.

"Bagi saya, TEP adalah kesempatan untuk belajar langsung bersama masyarakat di Klamono–Segun yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Saya ingin hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai pribadi yang siap mendengar, berkolaborasi, dan berkontribusi sesuai dengan kebutuhan masyarakat," kata Nabilah, Selasa (28/7/2026).

Nabilah mengungkap keinginannya mengikuti TEP berawal dari dorongan untuk melihat secara langsung bagaimana masyarakat di kawasan transmigrasi membangun kehidupan, menghadapi tantangan, sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki. 

Ia menekankan keputusan mengikuti TEP berarti juga kesiapan menghadapi berbagai tantangan selama penugasan.

"Kalau nantinya menghadapi kesulitan atau merasa lelah, saya akan kembali mengingat tujuan awal mengikuti program ini. Saya percaya komunikasi yang baik dan saling mendukung dalam tim menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan," ungkapnya.

Semangat yang sama juga dirasa Debora Angelica Pardede selaku mahasiswi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) asal Jakarta Timur.

Ia meyakini bahwa memahami potensi suatu daerah tidak cukup dilakukan dari balik meja, tetapi harus melalui kehadiran dan pendampingan secara langsung bersama masyarakat.

"Saya ingin menjadi bagian dari generasi muda yang berani melangkah ke daerah yang masih membutuhkan perhatian, menggali potensi yang dimiliki, dan meninggalkan manfaat bagi masyarakat setempat," ujarnya.

Pada penugasan nanti, Debora bersama timnya akan melakukan pendampingan di bidang ekonomi kreatif sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, rantai pasok, hingga peluang pengembangan potensi lokal.

Menurutnya hasil kerja Tim Ekspedisi Patriot tidak berhenti pada laporan akhir. Berbagai temuan lapangan, pemetaan sosial, hingga rekomendasi yang disusun diharapkan dapat menjadi dasar bagi penyusunan program pembangunan kawasan transmigrasi yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Kami tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga ingin mengidentifikasi berbagai hambatan di lapangan, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, rantai pasok, hingga aspek pemeliharaannya. Harapannya, hasil yang kami susun dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam mengembangkan kawasan transmigrasi," pungkasnya.(raa)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:36
06:17
01:30
01:27
01:35
05:13

Viral