news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral “Tim Pembasmi Waria” Sweeping di Rangkasbitung, Berujung Dugaan Pengeroyokan dan Laporan Polisi.
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram LBJ Jakarta

Viral “Tim Pembasmi Waria” Sweeping di Rangkasbitung, Berujung Dugaan Pengeroyokan dan Laporan Polisi

Video pemuda yang diduga melakukan sweeping terhadap waria di Alun-alun Rangkasbitung viral. Korban mengaku dipukul dan telah melapor ke polisi.
Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:28 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Video sekelompok pemuda yang disebut-sebut sebagai bagian dari “Pembasmi Bot1 Banten” mendadak menjadi sorotan setelah memperlihatkan ketegangan dengan seorang waria di kawasan Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. 

Aksi yang disebut sebagai sweeping itu berujung pada dugaan kekerasan setelah sebuah ponsel milik korban ditendang dan situasi berubah menjadi keributan.

Rekaman tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai alasan kelompok pemuda itu melakukan penyisiran. 

Namun, hingga kini belum ada keterangan yang memastikan bahwa kelompok tersebut secara resmi merupakan sebuah organisasi atau tim tertentu. Polisi masih menyelidiki kronologi, identitas pelaku, serta motif di balik kejadian yang dilaporkan korban.

Sweeping Berujung Ketegangan di Alun-alun

Dalam video yang beredar, sejumlah pemuda terlihat mendatangi seorang waria yang berada di kawasan Alun-alun Rangkasbitung. Salah seorang pemuda tampak menendang handphone yang sedang dipegang korban.

Situasi kemudian memanas. Korban disebut mencoba mempertanyakan tindakan tersebut, tetapi justru terjadi cekcok. Dalam rekaman terdengar pula teriakan “bot*” yang diarahkan kepada korban.

Kasatreskrim Polres Lebak AKP Fredi Leonard mengatakan korban berinisial SI alias Mak Bey telah membuat laporan kepada kepolisian.

“Akibat dari kejadian tersebut korban atau pelapor, mengalami luka lebam di mata sebelah kiri dan luka pada kaki sebelah kanan,” ucap Fredi melalui pesan elektroniknya, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan laporan korban, peristiwa bermula ketika SI bersama MRS alias Sitania berada di Alun-Alun Rangkasbitung pada Minggu dini hari. Setelah sebagian teman mereka pulang, keduanya masih berada di lokasi.

Mereka kemudian mendengar teriakan “bot*” dari arah kelompok pemuda. Karena merasa diikuti, SI dan MRS mendatangi kelompok tersebut untuk menanyakan maksud teriakan tersebut.

Ketika korban hendak merekam situasi menggunakan ponselnya, salah seorang pemuda diduga menendang perangkat tersebut. Peristiwa kemudian berkembang menjadi keributan.

Polisi Periksa Saksi dan Olah TKP

Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung Ipda Adriel Timothy Sebastian membenarkan adanya laporan terkait kejadian tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:19
01:38
01:32
04:35
04:23
06:18

Viral