news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Elektrifikasi Mulai Masuk Tambang Indonesia, Bisakah Teknologi Ini Menekan Emisi dan Konsumsi BBM?.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Elektrifikasi Mulai Masuk Tambang Indonesia, Bisakah Teknologi Ini Menekan Emisi dan Konsumsi BBM?

Elektrifikasi alat berat mulai diuji di pertambangan Indonesia. Kenali teknologi Komatsu HD785-7 Hybrid EREV dan potensinya menekan emisi serta konsumsi bahan bakar
Rabu, 23 September 2026 - 23:34 WIB
Reporter:
Editor :

Komatsu, misalnya, mengembangkan sistem trolley assist untuk membantu truk tambang saat melaju menanjak dengan memanfaatkan pasokan listrik dari jaringan kabel. 

Menurut penjelasan perusahaan, sistem ini dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi, sekaligus meningkatkan kecepatan perjalanan pada jalur menanjak tertentu. Namun, manfaatnya bergantung pada kondisi operasi dan penerapan sistem di masing-masing tambang.

Pengalaman internasional tersebut juga memperlihatkan bahwa teknologi elektrifikasi masih perlu diuji sebelum diterapkan secara luas. Pengurangan emisi di lokasi operasi, misalnya, tidak otomatis berarti seluruh jejak karbon menjadi nol. 

Dampak keseluruhan juga dipengaruhi oleh sumber listrik yang digunakan untuk mengisi baterai dan energi yang diperlukan untuk menjalankan sistem pendukungnya.

Mengenal Teknologi EREV dan Potensi Penghematan Energi

Salah satu teknologi yang kini dikembangkan untuk kebutuhan tersebut adalah Extended-Range Electric Vehicle (EREV). Pada sistem ini, motor listrik menjadi penggerak utama kendaraan, sementara mesin berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik. Baterai juga dapat diisi melalui sumber listrik eksternal.

Konfigurasi tersebut berbeda dari sistem penggerak konvensional yang mengandalkan mesin pembakaran sebagai penggerak utama. Dengan menempatkan motor listrik sebagai penggerak, teknologi EREV dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan membuka peluang peningkatan efisiensi bahan bakar.

Meski demikian, potensi penghematan tidak dapat ditentukan hanya dari jenis teknologinya. Hasilnya perlu dibandingkan dengan kendaraan konvensional dalam kondisi kerja yang setara, termasuk beban angkut, jarak perjalanan, kondisi jalan, durasi operasi, dan konsumsi energi untuk setiap siklus pengangkutan. Pengukuran emisi juga perlu memperhitungkan sumber energi yang digunakan.

Uji lapangan menjadi tahap penting untuk mengetahui apakah keuntungan teknis tersebut benar-benar dapat diwujudkan dalam kegiatan pertambangan. Selain konsumsi bahan bakar, evaluasi perlu mencakup produktivitas, keandalan, daya tahan komponen, kebutuhan perawatan, serta biaya operasional secara keseluruhan.

Truk Komatsu 100 Ton Mulai Diuji di Pertambangan Indonesia

Perkembangan tersebut kini mulai terlihat di Indonesia melalui pengujian Komatsu HD785-7 Hybrid EREV, truk pengangkut tambang berkapasitas kelas 100 ton yang sedang dikembangkan oleh PT Komatsu Marketing & Support Indonesia (KMSI). PT United Tractors Tbk mendukung dimulainya uji lapangan kendaraan tersebut di wilayah pertambangan PT Kideco Jaya Agung, yang dikelola oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA).

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral