- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Partnership Tak Lagi Sekadar Bisnis, Mengapa Dampak Sosial dan Lingkungan Makin Penting?
Di tengah aktivitas profesionalnya, Zulkifli melanjutkan pendidikan Doktoral Manajemen di Universitas Mercu Buana Jakarta. Pengalaman profesional dipadukan dengan pendidikan untuk memperluas kemampuan analitis dan strategis, sekaligus menjadi bekal untuk berbagi pengetahuan di masa mendatang.
Pada akhirnya, partnership berkelanjutan bukan sekadar menambahkan unsur sosial atau lingkungan ke dalam sebuah program bisnis. Intinya adalah mengubah cara melihat kerja sama itu sendiri: dari hubungan yang hanya menghasilkan transaksi menjadi kolaborasi yang mampu menciptakan nilai bagi lebih banyak pihak.
Contoh dari berbagai negara menunjukkan bahwa arah tersebut semakin mendapat tempat dalam kebijakan dan praktik bisnis. Di Singapura, keberlanjutan dikaitkan dengan peluang pertumbuhan dan penguatan kapasitas bisnis, sementara Uni Eropa mendorong perusahaan besar lebih serius mengidentifikasi dampak sosial dan lingkungannya.
Bagi dunia usaha, pertanyaannya kemudian bukan lagi sekadar “apa yang bisa kita dapat dari partnership?”, tetapi juga “nilai apa yang bisa kita ciptakan bersama?” Di titik inilah partnership dapat berkembang dari sekadar strategi bisnis menjadi sarana untuk mempertemukan pertumbuhan ekonomi, kebutuhan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan. (udn)