- Istimewa
NasDem Maluku Genjot Realisasi Program Ketahanan Pangan Era Prabowo
Menurut Abdullah, pohon aren memiliki daya tahan terhadap musim kemarau karena akarnya dapat menembus tanah hingga kedalaman lebih dari 12 meter. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan secara lebih luas di Maluku.
Ia mencontohkan, apabila setiap desa memiliki petani yang mengembangkan pohon aren, perputaran ekonomi dari produksi nira berpotensi memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.
"Maluku itu terdiri dari 1.200 desa, lebih 1.200 desa. Pohon aren itu sudah kita hitung , minimal sehari itu dia bisa memproduksi nira 15 liter. Jika seseorang dia punya cukup tiga pohon saja dalam satu kampung dari 1.200 lebih desa di Maluku, maka produksinya setiap hari itu duitnya berputar dan diproyeksikan hampir mencapai setengah triliun rupiah,” tuturnya.
Abdullah menegaskan, pengembangan sektor pertanian dan nelayan menjadi bagian dari strategi NasDem Maluku dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan dan energi.
"Penyumbang kemiskinan terbesar di Maluku itu adalah para petani dan nelayan. Jika para petani dan nelayan itu bisa kita sejahterakan melalui beberapa langkah-langkah konkret yang bisa kita terapkan, maka itu sama saja dengan merubah kemiskinan di Maluku ini menjadi lebih baik,” tutupnya.(raa)