Catat Rekor MURI, 61 Ribu Orang di Kutai Timur Deklarasi Anti-Narkoba, Ini Tantangan Berikutnya
Dengan demikian, rekor MURI bukan menjadi tujuan akhir, melainkan momentum untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan.
Kapolres Kutai Timur Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah bersama Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menghadapi ancaman narkotika. Keduanya menggarisbawahi bahwa persoalan tersebut tidak dapat ditangani hanya melalui penegakan hukum.
Dalam sambutannya, Aryansyah mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, pihak sekolah, pelajar, dan masyarakat yang berpartisipasi dalam deklarasi. Menurut dia, keterlibatan berbagai unsur merupakan bagian penting untuk melindungi generasi muda.
“Pencegahan dan pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, sekolah, pemerintah, dan para pelajar, agar upaya melindungi generasi muda dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Aryansyah.
Pernyataan tersebut menempatkan keluarga dan sekolah sebagai bagian penting dari upaya pencegahan. Di lingkungan keluarga, komunikasi terbuka dan perhatian terhadap perubahan perilaku anak dapat membantu membangun pemahaman mengenai risiko penyalahgunaan zat terlarang.
Sementara itu, sekolah dapat berperan melalui pendidikan tentang bahaya narkoba, ruang konsultasi, dan pendampingan bagi pelajar yang membutuhkan bantuan.
Masyarakat juga dapat berkontribusi dengan membangun lingkungan yang peduli tanpa melakukan penghakiman atau menyebarkan tuduhan yang belum terbukti. Apabila menemukan dugaan tindak pidana narkotika, warga dapat menyampaikan informasi melalui saluran resmi agar ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
Kolaborasi seperti ini perlu dibangun dengan pembagian peran yang jelas. Kepolisian menjalankan fungsi penegakan hukum, sedangkan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat memperkuat pencegahan serta dukungan sosial.
Tantangan Setelah Deklarasi: Mengubah Ikrar Menjadi Aksi Nyata
Besarnya jumlah peserta menunjukkan bahwa isu narkoba mendapat perhatian dari berbagai unsur masyarakat Kutai Timur. Namun, partisipasi dalam satu kegiatan belum dengan sendirinya membuktikan bahwa tingkat penyalahgunaan atau peredaran narkotika telah menurun.
Tantangan berikutnya adalah menjaga agar pesan deklarasi tetap hidup setelah peringatan hari jadi daerah selesai. Edukasi perlu dilakukan secara berkala, tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dengan materi yang sesuai bagi pelajar, orang tua, tenaga pendidik, dan kelompok masyarakat lainnya.