news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dampak Perang Iran-Amerika di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Sumber :
  • tim tvone - alfani

3100 Penumpang dari 15 Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tak Bisa Terbang, Dampak Perang Amerika-Iran

Penutupan ruang udara di negara kawasan Timur Tengah berdampak pada operasional penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. 
Senin, 2 Maret 2026 - 15:44 WIB
Reporter:
Editor :

Badung, tvOnenews.com – Penutupan ruang udara di sejumlah negara kawasan Timur Tengah berdampak pada operasional penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali

Hingga Senin, 2 Maret 2026 pukul 13.00 WITA, tercatat sebanyak 15 penerbangan rute internasional mengalami pembatalan, terdiri dari 8 keberangkatan dan 7 kedatangan.

Hal tersebut disampaikan Spokesperson Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, selaku Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia.

15 Penerbangan Dibatalkan
Adapun rincian penerbangan yang terdampak sebagai berikut:
Keberangkatan (8 Penerbangan):
Emirates EK369 rute Denpasar (DPS) – Dubai (DXB), 28 Februari dan 1 Maret (Canceled)
Emirates EK399 rute Denpasar (DPS) – Dubai (DXB), 1 dan 2 Maret (Canceled)
Etihad Airways EY477 rute Denpasar (DPS) – Abu Dhabi (AUH), 28 Februari dan 1 Maret (Canceled)
Qatar Airways QR963 rute Denpasar (DPS) – Doha (DOH), 28 Februari (Canceled)
Qatar Airways QR961 rute Denpasar (DPS) – Doha (DOH), 1 Maret (Canceled)

Kedatangan (7 Penerbangan):
Etihad EY476 rute Abu Dhabi (AUH) – Denpasar (DPS), 1 Maret (Canceled)
Emirates EK368 dan EK398 rute Dubai (DXB) – Denpasar (DPS), 1 dan 2 Maret (Canceled)
Qatar Airways QR960 dan QR961 rute Doha (DOH) – Denpasar (DPS), 1 dan 2 Maret (Canceled)

Maskapai yang terdampak meliputi Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways.

Operasional Bandara Tetap Normal
Meski terdapat pembatalan sejumlah penerbangan internasional, manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan secara umum tetap berjalan normal dan optimal.

Pihak bandara terus melakukan pemantauan perkembangan situasi ruang udara di kawasan Timur Tengah, serta berkoordinasi intensif dengan maskapai penerbangan terkait pembaruan jadwal dan penanganan penumpang

Koordinasi juga dilakukan bersama AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara terdampak, serta dengan aparat keamanan guna mengantisipasi situasi di area bandara.

Berdasarkan data dari maskapai, jumlah calon penumpang keberangkatan yang terdampak mencapai 3197 orang. Penanganan terhadap seluruh penumpang dilakukan sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai, termasuk pengaturan ulang jadwal maupun kebijakan pengembalian dana.
Selain itu, pihak bandara juga telah mengantisipasi pengaturan parking stand bagi lima pesawat dari tiga maskapai yang terdampak pembatalan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
02:00
31:29
06:07
02:10:05
06:57

Viral