news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Special Olympics Indonesia (SOina) tengah menyiapkan dua ajang multi event besar, yakni Pekan Special Olympics Indonesia (Pesonas) 2026 dan Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2027..
Sumber :
  • Istimewa

SOIna Siap Gelar Pekan Special Olympics Nasional 2026 di Kupang

Special Olympics Indonesia (SOina) tengah menyiapkan dua ajang multi event besar, yakni Pekan Special Olympics Indonesia (Pesonas) 2026 dan Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2027.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 00:08 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Special Olympics Indonesia (SOina) tengah  menyiapkan dua ajang multi event besar, yakni Pekan Special Olympics Indonesia (Pesonas) 2026 dan Special Olympics World Summer Games (SOWSG) 2027. 

 Pesonas dijadwalkan akan berlangsung di Kupang, Nusatenggara Timur, 13 sampai 17 Oktober 2026 di Kupang, NTT. Sedangkan SOWSG akan berlangsung di Santiago, Chile 12 sampai 26 Oktober 2027. 

Demikian Ketua Umum Pusat Special Olympics Indonesia (SOIna), Warsito Ellwein di Jakarta, Jumat (13/3/2026). Warsito menjelaskan, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Pemerintah NTT dan sangat mendukung kegiatan ini.

Pesonas 2026 merupakan ajang olahraga tertinggi multi cabor tingkat nasional sedangkan SOWSG merupakan  tertinggi tingkat dunia yang berlangsung setiap 4 tahun, Pesertanya adalah para  atlet bertalenta khusus atau  disabilitas intelektual. 

SOIna adalah anggota Special Olympics Internasional yang secara teratur menyelangarakan pelatihan dan perlombaan bagi atlit bertalenta khusus. 

Pesonas yang digelar di NTT merupakan ajang seleksi untuk atlet yang akan dikirim SOWSG di Santiago, Chile.  Delegasi Indonesia akan terdiri dari 69 orang atlit, pelatih dan official serta ditambah 5 orang   Jumlah itu lebih besar ketimbang dalam keikutsertaan ajang serupa di Berlin, 2023  yang terdiri dari 34 orang di mana Indonesia meraih 10 emas, 5 perak dan 8 perunggu. Warsito menargetkan untuk membawa pulang 20 medali emas, 35 perak dan 40 perunggu dalam kompetisi ini. 

Menurutnya, lebih dari 2000 peserta dari seluruh dunia akan bergabung dalam kompetisi bergengsi ini di Santiago, Chile pada Oktober 2027.

SOIna, lanjut Warsito,  selama ini berusaha menyediakan kesempatan inklusif bagi penyandang disabilitas intelektual untuk menemukan dan mengeluarkan potensi juara dalam diri mereka. 

"Atlet-atlet ini dapat merasakan sensasi berkompetisi dalam olahraga yang sesungguhnya serta mampu mengatasi perasaan rendah diri, memahami arti kemenangan dan tetap aktif sepanjang hidup mereka," jelas Warsito.

Untuk mendukung kesuksesan  kedua ajang penting itu,  SOina  sedang   menyiapkan  Gala Dinner untuk penggalangan dana, menjaring dukungan donatur dan memperkenalkan potensi atlet bertalenta khusus kepada publik.

Acara ini juga berfungsi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, merayakan prestasi para atlet, serta membangun jejaring dengan mitra pendukung.

Diingatkan Warsito bahwa di Indonesia,  citra para penyandang disabilitas intelektual ini masih sangat buruk. Bahkan, tak sedikit menganggap keberadaan mereka sebagai sebuah kutukan. Kondisi itu mesti menjadi perhatian bersama karena jumlah difabilitas intelektual di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari 5 juta orang.(chm)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral