news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Buka Kejuaraan Renang Perairan Terbuka seAsia di Bali, Ketum PB Akuatik Anindya Bakrie Harap Atlet Indonesia Torehkan Prestasi .
Sumber :
  • Aris Wiyanto

Buka Kejuaraan Renang Perairan Terbuka seAsia di Bali, Ketum PB Akuatik Anindya Bakrie Harap Atlet Indonesia Torehkan Prestasi 

Kejuaraan renang perairan terbuka tingkat internasional, 12th Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026 yang berkolaborasi dengan A.Stream Open Water Swimming Series, resmi digelar di Bali pada Sabtu (13/6).
Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:18 WIB
Reporter:
Editor :

Badung, tvOnenews.com - Kejuaraan renang perairan terbuka tingkat internasional, 12th Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026 yang berkolaborasi dengan A.Stream Open Water Swimming Series, resmi digelar di Bali pada Sabtu (13/6).

Sebanyak 78 atlet dari 18 negara tampil antusias dalam kompetisi bergengsi ini. Sejak pagi, para peserta telah berkumpul di pesisir Hotel InterContinental Jimbaran Bay, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Mereka bersiap menaklukkan tantangan renang di laut lepas Pantai Jimbaran.

Cuaca cerah di Pantai Jimbaran turut mendukung kelancaran perlombaan. Kehadiran para atlet dunia ini pun menarik perhatian warga lokal hingga wisatawan mancanegara yang memadati area pantai untuk menonton langsung ajang tahunan tersebut.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, hadir langsung untuk membuka dan memantau jalannya kompetisi.

"Selamat datang di 12th Asian Open Water Swimming Championship. Ini adalah ajang se-Asia yang diadakan setahun sekali, dan kali ini Bali terpilih sebagai tuan rumah," ujar Anindya di sela acara.

Anindya menjelaskan bahwa pemilihan Bali sebagai lokasi perlombaan sangat tepat. Pulau Dewata dinilai sebagai destinasi ikonik yang ideal untuk memadukan sektor olahraga dan pariwisata (sport tourism).

"PB Akuatik Indonesia berjuang meyakinkan World Aquatics untuk membawa ajang tahunan ini ke tanah air. Hasilnya, 78 atlet dari 18 negara hadir di sini, mulai dari Kazakhstan, Taipei, Hong Kong, Thailand, Malaysia, dan lainnya," lanjutnya.

Menariknya, ajang ini dikombinasikan dengan A.Stream Series. Jika kategori utama diperuntukkan bagi atlet profesional dengan jarak 5-10 kilometer, A.Stream membuka kesempatan bagi pencinta renang umum untuk berkompetisi di jarak 400-500 meter serta nomor estafet.

Menurut Anindya, sinergi ini penting untuk mendorong konvergensi antara pariwisata dan olahraga renang demi membangun industri sport tourism yang lebih sehat dan bernilai ekonomi.

"Saya sangat mendukung event ini. Bahkan, siang nanti saya rencananya akan ikut berenang di nomor 500 meter untuk meramaikan suasana sekaligus merasakan langsung atmosfer kompetisi di Jimbaran ini," ungkapnya.

Melalui ajang internasional ini, Anindya menegaskan bahwa Indonesia mendapatkan kepercayaan besar. Keamanan dan kenyamanan para atlet menjadi prioritas utama demi menjaga nama baik dunia olahraga tanah air. Ia juga berharap momentum ini dapat mendongkrak ekonomi pariwisata Bali sekaligus memacu prestasi atlet nasional.

"Olahraga renang di bawah World Aquatics kini semakin semarak dan memasyarakat. Prestasi anak-anak muda kita mulai terlihat dan ini harus terus dipupuk," tambahnya.

PB Akuatik Indonesia menurunkan enam atlet andalan dalam kejuaraan ini dengan target tinggi untuk menembus posisi tiga besar.

"Harapan utamanya adalah mereka bisa memberikan performa terbaik di tingkat Asia dan naik ke podium. Rasanya akan paripurna jika acaranya sukses di Bali dan atlet kita berhasil membawa pulang medali," harap Anindya.

Ia mengakui persaingan di tingkat Asia sangat ketat. Namun, target utama tetaplah peningkatan catatan waktu dan kemampuan para atlet.

"Kompetisi ini tentu berat. Paling penting adalah memberikan yang terbaik dan melampaui capaian sebelumnya. Semoga hasilnya bisa mengantarkan kita ke podium," pungkasnya. (awt/far)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:32
01:41
01:29
06:21
01:48

Viral