- Antara
Banjir Rendam 100 Rumah di Sentral Rangkasbitung
tvOnenews.com - Sekitar 100 rumah di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten terendam banjir dengan ketinggian 10 sentimeter akibat drainase menyempit, sehingga arus air hujan tidak berjalan lancar.
"Banjir yang menggenangi rumah warga itu di lingkungan RT 02 dan RT 03," kata Ketua RW 13 Kampung Sentral Kabupaten Lebak Yanto di Lebak, Senin.
Pemukiman di wilayah itu menjadi langganan banjir jika curah hujan tinggi, karena penyebabnya saluran air tidak berjalan lancar akibat menyempitnya drainase.
Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah daerah untuk mengatasi banjir tersebut perlu dilakukan pembangunan embung untuk menampung air hujan.
Selain itu, juga melakukan penyudetan drainase di Sentral agar berjalan ke aliran Sungai Ciberang.
"Kami beberapa tahun lalu sudah mengusulkan pembangunan embung agar rumah warga tidak tergenang banjir," kata Yanto.
Encup (55), warga Sentral Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku rumah miliknya tergenang banjir, Senin dini hari akibat curah hujan tinggi hingga pagi hari.
"Kami dan tetangga yang rumahnya tergenang banjir terpaksa melakukan pengerukan air yang menggenangi setinggi 10 sentimeter," katanya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Sukanta mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR agar ada perbaikan drainase, sehingga arus air berjalan lancar.
Selain itu, pihaknya tengah melakukan peninjauan di tujuh rumah yang mengalami longsor di Kecamatan Bayah.
"Kami tentu akan melaporkan bencana banjir dan longsor ke pimpinan untuk ditindaklanjuti," katanya.(chm)