- Antara
DPR Sebut Pemerintah Biang Mahal Harga Penerbangan
“Jangan hanya ramai saat Lebaran dan Nataru. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat,” katanya.
Keluhan serupa disampaikan penumpang pesawat Ahnad, yang menyebut diskon tiket pesawat tidak pernah benar-benar dirasakan masyarakat luas karena hanya berlaku sementara dan jumlahnya terbatas.
“Diskon ada, tapi sebentar dan tidak merata. Setelah itu harga kembali mahal,” ujarnya.
Sementara itu, penumpang lain, Yudistira, berharap pemerintah berani mengambil kebijakan permanen agar harga tiket pesawat kembali terjangkau seperti sebelum pandemi Covid-19.
“Dulu naik pesawat itu wajar dan terjangkau. Sekarang terasa mahal lagi. Pemerintah harus bikin kebijakan permanen, bukan solusi tambal sulam,” kata Yudistira.(chm)