news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang.
Sumber :
  • Istimewa

Upaya Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, PSI Banten Gelar Sunatan Massal di Kota Tangerang

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten terus menggenjot kegiatan sosial bagi masyarakat.
Minggu, 17 Mei 2026 - 03:25 WIB
Reporter:
Editor :

Kota Tangerang, tvOnenews.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Banten terus menggenjot kegiatan sosial bagi masyarakat.

Semisal kegiatan sunatan massal yang berlangsung di kawasan Cipondoh Makmur, Kota Tangerang, pada Sabtu (16/5/2026).

Ketua Dewan Pembina PSI Banten, Ian Pribadi meminta para kadernya gencar melakukan kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Langkah ini ditujukan agar masyarakat dapat menjadikan PSI sebagai bagian darinya.

“Saya selaku Dewan Pembina tentunya selalu menggerakkan teman-teman DPD bagaimana secara konkret berkaitan dengan politik,” ujar Ian saat menghadiri kegiatan sunatan massal di Posyandu Anggur, Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (16/5/2026). 

Ian menekankan saat ini pihaknya lebih fokus mendekatkan diri dengan berbagai kegiatan sosial dibanding berbicara mengenai politik praktis.

Ian meyakini dengan kegiatan yang secara langsung bersentuhan dengan masyarakat tentunya akan membawa hasil yang positif bukan hanya untuk masyarakat tapi tentunya untuk PSI di 2029.

“Politik itu bukan hanya untuk kekuasaan, tapi betul-betul kita bisa melayani dan bersentuhan kepada masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Ian mengungkap kegiatan sunatan massal ini diikuti oleh 38 anak dari wilayah sekitar.

Menurutnya kegiatan dilakukan sekaligus bagian dari meringankan beban ekonomi masyarakat jelang tahun ajaran baru sekolah.

“Kegiatan sunatan massal ini memang kontekstualnya berkaitan dengan menyambut tahun ajaran baru. Semoga kegiatan ini bisa meringankan beban orang tua,” ujarnya.(raa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral