news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Porprov VII Banten 2026 akan membawa puluhan cabang olahraga dan kontingen dari seluruh kabupaten/kota di Banten ke Tangerang Selatan..
Sumber :
  • Antara

Tangerang Selatan Siap Jadi Gelanggang Olah Raga Provinsi Banten

November masih beberapa pekan lagi. Namun, bagi Tangerang Selatan, hitung mundur menuju Pekan Olahraga Provinsi VII Banten 2026 sesungguhnya telah berjalan jauh sebelumnya.
Sabtu, 12 September 2026 - 13:42 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - November masih beberapa pekan lagi. Namun, bagi Tangerang Selatan, hitung mundur menuju Pekan Olahraga Provinsi VII Banten 2026 sesungguhnya telah berjalan jauh sebelumnya. Di ruang-ruang rapat, gelanggang olahraga, kampus, fasilitas pemerintah hingga arena milik swasta, berbagai persiapan berlangsung untuk menyambut salah satu pesta olahraga terbesar di Banten.

Porprov VII dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November 2026. Sebanyak 60 cabang olahraga masuk dalam persiapan penyelenggaraan. Kontingen dari delapan kabupaten dan kota di Banten akan datang bukan hanya untuk bertanding, tetapi membawa pelatih, ofisial dan pendukung yang ikut membuat Tangerang Selatan menjadi pusat aktivitas olahraga selama penyelenggaraan.

Bagi Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, yang juga menjabat Ketua Umum Panitia Besar Porprov VII Banten, penyelenggaraan itu tidak cukup dipahami sebagai rangkaian pertandingan. Ada pekerjaan sebelum pertandingan dimulai. Ada tanggung jawab selama kompetisi berlangsung. Ada pula pertanggungjawaban setelah seluruh kontingen meninggalkan kota.

“Prinsipnya, sukses Porprov itu adalah sukses pelaksanaan dan sukses pertanggungjawaban,” kata Pilar.

Karena itu, ukuran kesiapan tuan rumah tidak hanya akan terlihat pada upacara pembukaan atau ketika pertandingan pertama dimulai.Kota akan diuji melalui hal-hal yang lebih sederhana tetapi menentukan: apakah atlet dapat menuju arena dengan mudah, apakah tempat pertandingan layak digunakan, apakah layanan kesehatan tersedia, apakah pengamanan berjalan, dan apakah masyarakat mengetahui apa yang sedang berlangsung di kotanya.

Sejak awal, Panitia Besar Porprov tidak ingin pesta olahraga ini berhenti sebagai urusan pemerintah dan organisasi olahraga. Dalam struktur persiapan, Pemkot Tangerang Selatan, KONI Tangsel dan KONI Provinsi Banten menjadi unsur utama. Namun, pelaku usaha, pengelola hotel, UMKM, institusi pendidikan, dunia kesehatan, hingga media ikut masuk dalam lingkaran yang lebih luas.

Pilar menyebut keterlibatan itu diperlukan agar Porprov menjadi “hajat besar masyarakat Kota Tangerang Selatan”, bukan hanya kegiatan pemerintah daerah.
Pemaknaan tersebut penting. Sebuah pesta olahraga provinsi tidak otomatis menjadi pesta masyarakat hanya karena pertandingan berlangsung di sebuah kota.
Warga perlu mengetahui kapan pertandingan berlangsung. Mereka perlu mengetahui cabang olahraga apa yang dapat disaksikan, di mana arena berada, dan bagaimana menuju lokasi.

Lebih jauh lagi, warga perlu merasa bahwa Porprov memang menjadi bagian dari kehidupan kota mereka selama beberapa hari pada November nanti. Itulah sebabnya sosialisasi menjadi salah satu pekerjaan yang mulai mendapat perhatian lebih besar.

Kick-off Porprov VII telah berlangsung beberapa bulan sebelumnya. Memasuki September, Oktober hingga November, menurut Pilar, publikasi akan semakin diperluas melalui media daring, surat kabar, media luar ruang, media sosial dan berbagai saluran publikasi lainnya.

Panitia juga mengharapkan keterlibatan komunitas dan pemangku kepentingan di Tangerang Selatan untuk ikut menyampaikan informasi mengenai Porprov kepada masyarakat.

“Ayo kita hadir untuk meramaikan, untuk mendukung Porprov Banten ke-7 yang ada di Kota Tangerang Selatan,” ujar Pilar.

Stadion atau arena yang memenuhi standar pertandingan tentu diperlukan. Namun, sebuah kompetisi akan terasa berbeda ketika tribunnya juga diisi masyarakat yang datang menyaksikan atlet daerahnya berjuang.

Karakter Tangerang Selatan membuat Porprov kali ini tidak bertumpu pada sebuah kawasan olahraga tunggal. Arena tersebar di berbagai wilayah. Fasilitas pemerintah digunakan berdampingan dengan berbagai sarana olahraga milik kampus, swasta dan institusi lainnya. Dengan demikian, selama Porprov berlangsung, arena sesungguhnya bukan hanya lapangan pertandingan.

Sebagian kota ikut menjadi bagian dari penyelenggaraan. Jalan yang dilalui kontingen, hotel tempat atlet dan ofisial menginap, restoran yang menerima tamu dari daerah lain, fasilitas kesehatan hingga ruang publik yang dilewati para pendukung akan ikut membentuk pengalaman mereka terhadap Tangerang Selatan.

Pilar melihat momentum tersebut sekaligus sebagai kesempatan memperkenalkan kota. Tangerang Selatan memiliki pusat kuliner, hotel, kawasan perdagangan dan sejumlah ruang yang mungkin belum banyak dikenal oleh warga Banten dari daerah lain. Porprov memberi alasan bagi mereka untuk datang. Namun, manfaat semacam itu tentu tidak terjadi dengan sendirinya. 

Ia bergantung pada seberapa baik kota mengelola kedatangan para tamu, seberapa mudah informasi diperoleh dan seberapa jauh masyarakat Tangerang Selatan ikut merasa memiliki perhelatan.

Karena itulah pekerjaan menjelang November menjadi sama pentingnya dengan pertandingan itu sendiri. Porprov VII memang baru akan dimulai ketika peluit pertama dibunyikan. Tetapi bagi Tangerang Selatan, pesta olahraga itu sesungguhnya telah dimulai sejak kota bersiap menyambutnya.(chm)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
01:04
02:14
01:59
04:13
03:53

Viral