- persija.id
Jelang Persija vs Dewa United, Polda Banten Minta Jakmania Hormati Sanksi Komdis PSSI agar Tak Hadir ke BIS
Jakarta, tvOnenews.com — Liga 1 Indonesia bakal menyajikan pertandingan antara Dewa United melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium (BIS) pada Sabtu (31/10/2026).
Polda Banten turut meminta suporter Persija Jakarta yakni The Jakmania untuk tak hadir secara langsung di BIS saat pertandingan berlangsung.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles mengatakan imbauan larangan The Jakmania menonton pertandingan secara langsung menyelaraskan sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terhadap suporter Persija Jakarta tersebut.
Pasalnya Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berupa larangan kehadiran The Jakmania dalam enam pertandingan tandang Liga 1 Indonesia.
"Kami mengimbau kepada seluruh suporter Persija Jakarta, khususnya The Jakmania, untuk mematuhi dan menghormati sanksi yang telah ditetapkan oleh Komdis PSSI. Kami berharap tidak ada suporter tim tamu yang datang ke Banten International Stadium untuk menyaksikan pertandingan secara langsung," kata Maruli kepada awak media, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Kendati demikian, Maruli mengatakan jika para pendukung tim berjuluk Macan Kemayoran itu tetap dapat memberikan dukungannya ke Persija.
Menurutnya dukungan tersebut bisa diberikan The Jakmania dengan melangsungkan nonton bareng (nobar pertandingan.
"Silakan memberikan dukungan melalui kegiatan nonton bareng di tempat masing-masing. Kami mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi, tidak melakukan konvoi yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta menghindari tindakan yang dapat memicu kesalahpahaman maupun gesekan antarsuporter," jelasnya.
Di sisi lain, Maruli juga menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi sarana hiburan dan pemersatu masyarakat, bukan justru menjadi pemicu perselisihan.
"Jadikan sepak bola sebagai ajang mempererat persaudaraan. Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi menjaga persatuan, keselamatan, dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama," seru Maruli.
"Mari kita tunjukkan bahwa suporter sepak bola Indonesia mampu memberikan dukungan secara dewasa, santun, dan sportif," pungkasnya. (raa/amr)