news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kedua putri Rini Mariani (50) korban pembunuhan yang jasadnya dibuang di dalam koper.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Ini Pesan Rini Mariani Korban Pembunuhan dalam Koper Kepada Kedua Anak Perempuannya

Rini Mariani (50) korban pembunuhan yang mayatnya di dalam koper di Jalan Inspeksi Kalimalang Kabupaten Bekasi memberikan nasihat kepada kedua anak perempuannya
Jumat, 3 Mei 2024 - 11:36 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Rini Mariani (50) korban pembunuhan yang mayatnya di temukan di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Rabu (24/4/2024) lalu, memberikan nasihat kepada kedua anak perempuannya.

Anak pertama almarhumah Rini Mariani yakni Alya (22) menceritakan sebelum mamah nya  menjadi korban pembunuhan, tidak pernah memiliki firasat apapun, namun dikala jelang lebaran, anak kedua korban selalu diberikan pesan untuk senantiasa menjaga diri baik-baik.


"Sebelumnya disampaikan terakhir almarhumah tidak ada karena kita beraktivitas pun normal tidak ada pirasat apapun dari mamah. Cuman mamah itu pernah sebelum lebaran itu kaya cuma ngasih nasehat aja ke kita "kalian jaga diri baik-baik " terakhir itu aja ke kita,"ujar Alya kepada tvonenews.

Selain secara langsung, Alya mengatakan sebelumnya pun tidak menaruh firasat kepada mamah nya itu, karena sewaktu korban masih ada tidak ada menunjukkan gelagat memiliki suatu masalah.

"Tidak ada pesan sama sekali karena memang tidak tahu juga kejadian seperti ini dan ibu juga sebelumnya ga pernah ngasih firasat yang aneh-aneh gitu makanya kaget aja ketika mendengar seperti ini,"katanya.

"Sebelum kejadian kita lagi baik-baik aja, mamah juga biasanya curhat masalah kerjanya, tapi dari sebelum kejadian akhir-akhir ini mamah ga ada cerita ada masalah apapun,"sambung Alya.

Kesedihan pun seketika datang kembali ketika Alya anak pertama korban menceritakan disaat dirinya memberitahu ke korban bahwa di waktu dekat akan mendapatkan pekerjaan setelah lulus wisuda di perguruan tinggi.

Korban pun memberikan arahan kepada anaknya itu, agar selalu mengingat dan berdzikir kepada Sang Khalik.

"Ketika mamah tau aku mau tes, sempat mensuport mau ada jadwal tes pekerjaan di BUMN beliau bilang jangan lupa berdoa sama terus berdzikir"ungkapnya.

Ia berharap pelaku yang menghilangkan nyawa mamah nya dengan kejam itu bisa dihukum seberat-beratnya.

"Harapan dari keluarga pelaku mendapatkan hukuman setimpal jangan sampai ada  ketidakadilan, maunya sih dihukum seberat-beratnya karena mau bagaimana pun pelaku telah menghilangkan nyawa,"harap Alya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral