- Antara
Penumpang KA Ciremai Dialihkan Imbas Banjir Pantura
tvOnenews.com - 145 penumpang KA Ciremai relasi Bandung-Semarang Tawang dialihkan ke KA Harina. Hal ini dilakukan imbas pembatalan keberangkatan akibat banjir yang menggenangi jalur kereta api di wilayah Daop 4 Semarang, Sabtu.
Gangguan operasional tersebut terjadi pada petak jalan Pekalongan-Sragi, yang memaksa KAI membatalkan perjalanan KA (172) Ciremai jadwal keberangkatan Sabtu (17/1) pukul 16.55 WIB demi menjamin keselamatan operasional.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo dalam keterangan di Bandung, Sabtu, menyatakan bahwa sebagai langkah kompensasi, para penumpang terdampak ditawarkan untuk beralih menggunakan KA (96) Harina dengan relasi Bandung-Semarang Tawang-Surabaya Pasarturi pada hari yang sama.
"KAI memahami ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kondisi ini. Pengalihan perjalanan kami lakukan agar pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan sebagai prioritas utama," ujar Kuswardojo.
Berdasarkan data Sabtu sore ini, tercatat sebanyak 145 pelanggan telah mengantongi tiket KA Ciremai untuk keberangkatan hari ini. Bagi penumpang yang bersedia beralih ke KA Harina, jadwal keberangkatan akan dilakukan pada pukul 21.35 WIB dari Stasiun Bandung.
Namun demikian, KAI juga memberikan opsi bagi pelanggan yang memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan. Perusahaan memberikan fasilitas pengembalian biaya tiket (refund) sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan.
Kuswardojo menjelaskan proses pembatalan tiket dapat dilakukan secara langsung di loket stasiun maupun melalui layanan pelanggan Contact Center KAI 121.
"Adapun batas waktu proses pembatalan dan pengembalian bea tiket adalah hingga tujuh hari atau 7x24 jam terhitung sejak tanggal dan jam keberangkatan yang tertera pada tiket," katanya.
Hingga saat ini, manajemen KAI Daop 2 Bandung terus berkoordinasi dengan Daop 4 Semarang untuk memantau perkembangan kondisi prasarana di titik banjir guna memastikan jalur dapat segera dilalui kembali dengan aman.
KAI mengimbau para calon pelanggan untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi dan menyampaikan permohonan maaf atas kendala alam yang menghambat perjalanan kereta api di jalur pantura tersebut.
"Kami berkomitmen untuk tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan, serta kembali menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," tutur dia.(chm)