- Istimewa
Pemerintah Batasi Akses Medsos Bagi Anak Mulai Maret 2026, Orang Tua Setuju dan Mendukung
Oleh karena itu, interaksi anak di dunia nyata perlu diperbanyak dibandingkan di media sosial.
"Kami takutnya penerus bangsa kita tidak memahami pertarungan di luar yang sesungguhnya. Akhirnya daya saing mereka kurang, mentalnya rapuh," ujar Saeful.
Menurut Saeful, orang tua memang memiliki peran untuk mengontrol interaksi anak di media sosial. Namun, kewenangan orang tua terbatas karena interaksi anak di media sosial ditentukan oleh algoritma.
Oleh karena itu, pemerintah sudah mengambil langkah tepat dengan ikut berperan membatasi akses anak di media sosial.
Pembatasan ini, menurut Saeful, akan mengurangi konsumsi anak terhadap konten yang tidak baik.
"Kehadiran pemerintah menunjukkan bahwa kontrol itu bukan hanya dari rumah, tetapi pemerintah turun langsung," kata Saeful.