- Antara
Kepala BSKDN Ajak Perguruan Tinggi Ambil Peran Strategis dalam Implementasi Kebijakan Publik
Lebih lanjut, Yusharto juga menyoroti pentingnya inovasi daerah dalam menjembatani kesenjangan antara kebijakan pusat dan implementasi di daerah. Menurutnya, inovasi menjadi instrumen penting dalam meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus mendorong optimalisasi sumber pendanaan alternatif tanpa membebani masyarakat.
Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi anggaran, mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara kreatif, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif guna memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Melalui kegiatan ini, BSKDN berharap terbangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam memperkuat implementasi kebijakan publik. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkecil kesenjangan kebijakan serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, Unsika dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memperkecil kesenjangan antara pemerintah pusat dan daerah," pungkasnya.(chm)