news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Irjen Pol. (Purn) Anton Charliyan atau Abah Anton diangkat sebagai Ketua Umum Majelis Adat Sunda (Masda) Jawa Barat 2026/2027..
Sumber :
  • Majmus Sunda

Gubernur KDM Tunjuk Abah Anton Pimpin Masda Jabar, Fokus Lestarikan Budaya Sunda hingga Revitalisasi Kampung Adat

Selain mengangkat Abah Anton sebagai Ketum Masda, Gubernur KDM juga memberi mandat agar Masda menjadi wadah untuk menampung aspirasi masyarakat adat, khususnya dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda.
Selasa, 28 April 2026 - 21:53 WIB
Reporter:
Editor :

Ia menilai kampung adat tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menyimpan kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ketahanan pangan.

“Kampung adat dengan segala nilai dan tradisinya dapat menjadi contoh nyata dalam menjaga harmoni dengan alam serta mendukung ketahanan pangan masyarakat,” ungkap Abah Anton.

Ia juga berharap dukungan DPRD Jawa Barat agar program Masda dapat berjalan optimal, terutama dalam pelestarian budaya Sunda.

Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna, menyatakan komitmen untuk mendukung langkah Masda dalam mengawal pembangunan berbasis budaya.

Menurutnya, arah pembangunan Jawa Barat kini menempatkan nilai budaya sebagai fondasi utama.

“Keberadaan Masda Jabar sangat strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan berbasis budaya,” ujar Buky.

Sementara itu, anggota Masda Jawa Barat RR. Okki Jusuf Judanagara menyampaikan sejumlah poin penting hasil pertemuan, antara lain:

1. Kampung Adat adalah merupakan museum hidup bagi masyarakat Sunda;

2. Penerapan ritual-ritual adat dalam proses pembuatan gula aren atau yang lainnya harus diintegrasikan dilestarikan oleh masyarakat dan ini merupakan bagian dari tugas Masda Jawa Barat;

3. Masyarakat Sunda harus menyatu dengan adat dan budayanya;

4. Masda memiliki peran dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian Masyarakat Adat;

5. Manusia menyatu dengan alam maka alam akan memberikan kekuatan bagi manusia;

6. Pondasi pembangunan Jawa Barat berada pada nilai-nilai budaya;

7. Masda Jabar dipersilahkan/diperbolehkan untuk membuat Tim Rancagé pada setiap wilayah, dan;

8. Masyarakat tidak paham untuk membedakan “Mengagungkan” dan “Menyembah” atau “Migusti Sareng Mupusti”.

Usai audiensi, Masda Jawa Barat menyerahkan cenderamata berupa pusaka keris Nagasasra serta produk khas Kampung Naga, seperti gula kawung, pindang ikan tawes, dan madu. Pertemuan berlangsung hangat dan ditutup dengan sesi foto bersama. (rpi)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:12
01:37
03:36
02:04
05:17

Viral