- Istimewa
Bahlil Lahadalia Tekankan SOKSI Sebagai Ujung Tombak Partai Golkar
"Ketika kita membangun dikotomi dalam sebuah pola kepemimpinan politik di Partai Golkar, itu sama dengan kita menutup peluang baru dalam rangka meningkatkan kekuatan basis politik kita," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun kembali menegaskan posisi organisasinya sebagai bagian tak terpisahkan dari Partai Golkar.
Dalam kesempatan itu, Misbakhun secara tegas menetapkan bahwa SOKSI hanya ada satu yaitu yang didirikan oleh Prof Dr. Suhardiman.
“Keputusan itu membuat kami bisa menyelenggarakan Rakernas dan Rapimnas hari ini. Ini menjadi kebanggaan dan komitmen seluruh kader SOKSI untuk tetap solid dan utuh bersama Partai Golkar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keputusan ini menghapus keraguan dan menguatkan legitimasi organisasi dalam menghadapi agenda-agenda besar politik nasional.
Selain itu, Misbakhun menyampaikan bahwa agenda politik selanjutnya, termasuk Pemilu 2029, membutuhkan kesolidan penuh antara SOKSI dan Partai Golkar.
“Tugas berat menunggu kita di event-event politik berikutnya. Untuk itu SOKSI berdiri tegak untuk mendukung Partai Golkar secara total,” ucapnya.
Misbakhun juga menegaskan bahwa SOKSI memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam menentukan sikap dan kebijakan sistem pemilu ke depan.
“Kami mempercayakan sepenuhnya kepada Ketua Umum Partai Golkar untuk mengambil kebijakan apa pun terhadap sistem pemilu legislatif maupun Pilkada,” katanya.
Ia meyakini bahwa keputusan yang diambil akan memberikan keuntungan strategis bagi Partai Golkar dan kepentingan bangsa.
Misbakhun kembali menegaskan aspirasi seluruh kader SOKSI yang menginginkan Bahlil Lahadalia memimpin Partai Golkar selama dua periode.
“Ini sebagai bentuk kecintaan, kepercayaan, dan kebanggaan kita memiliki pemimpin yang tegas dan merakyat,” tegasnya.(raa)