- Chat GPT AI / Tangkapan layar Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel /
Dedi Mulyadi Tak Hanya Bongkar Lapak, Tapi Juga Tawarkan Hal Ini untuk Pedagang Pasar Cicadas Bandung
tvOnenews.com - Permasalahan penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Cicadas, Bandung, yang sudah berlangsung selama puluhan tahun mulai menemukan jalan keluar. Hal ini tidak terlepas dari pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi.
Dalam kunjungannya ke lokasi, Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa KDM itu menawarkan solusi berupa pekerjaan baru bagi para pedagang yang terdampak pembongkaran lapak.
- tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Langkah tersebut diambil setelah Dedi Mulyadi melihat langsung kondisi para pedagang di lapangan.
Banyak kios dan lapak di sepanjang trotoar jalan provinsi sudah kosong, tidak lagi aktif, atau hanya menghasilkan pendapatan kecil bagi pedagang yang masih bertahan.
Salah satu pedagang, Abah Hartoyo, yang sudah lama berjualan kopi dan rokok di Pasar Cicadas, mengaku penghasilannya sangat minim, bahkan hanya sekitar Rp30 ribu per hari.
Melihat kondisi itu, KDM kemudian menawarkan pekerjaan baru kepada Hartoyo sebagai petugas kebersihan di Kota Bandung agar memiliki penghasilan yang lebih layak dan stabil.
Selain menemui para pedagang, Dedi Mulyadi juga berdiskusi dengan Koordinator PKL Pasar Cicadas, Amang Herman.
Dari hasil pembicaraan tersebut, disepakati bahwa pembongkaran lapak tetap dilakukan demi penataan pedestrian di Kota Bandung.
Namun di sisi lain, Amang Herman menyampaikan keresahan para pedagang yang masih bingung mengenai nasib mereka setelah direlokasi.
Menanggapi hal itu, KDM langsung memberikan solusi yang menurutnya lebih pasti untuk keberlangsungan hidup para pedagang.
"Sekarang mah gini aja, kan saya ngasih solusi nih, jadi yang tadinya pedagang berubah status kepegawaian, jadi tenaga kebersihan di wilayah jalan provinsi di sini gajinya sehari 130 ribu, kan lebih besar daripada di sini ya," ujarnya dilansir dari kanal YouTube KDM Channel.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pendekatan yang ia lakukan bukan sekadar berbicara soal aturan atau penegakan perda, melainkan mencari jalan keluar terbaik agar semua pihak bisa menerima solusi tersebut.
"Mereka sepakat, sepakat, terus yang lain ya gamau bekerja, kita berunding sama saya. Udah lah saya gak ngomongin Perda, gak ngomongin undang-undang, tapi ngomongin gimana caranya beres semua," tuturnya.
Ia juga memastikan bahwa penataan kawasan Pasar Cicadas harus berjalan tanpa membuat pedagang kehilangan mata pencaharian.
"Kotanya tertata, pedagangnya tidak menderita, okey, percaya ke saya nggak?" kata KDM kepada koordinator PKL.
"Percaya," jawab Herman sambil tersenyum.