- dok.kolase tvOnenews.com /Instagram humas polda jabar
Korban YTT Ditemukan Mengenaskan, Polda Jabar masih Memburu Pelaku Kasus Dugaan Penyekapan dan Penganiayaan Selama 3 Tahun
Jakarta, tvOnenews.com- Beberapa hari ini media sosial (Medsos) digegerkan dengan safu kasus kriminal dan mengenaskan. Polda Jabar pun masih memburu pelaku sampai sekarang.
Kasus penyekapan selama 3 tahun yang memakan korban, yang tak lain seorang wanita berinisial YTT (30) merupakan kekasih dari Pelaku hingga kini masih dalam pengejaran Polisi Jawa Barat.
Lebih lanjut dijelaskan kalau korban sebelumnya sempat dinyatakan hilang selama beberapa tahun sebelum akhirnya ditemukan. Hingga ditemui dalam penanganan medis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
- tvOneNews
Saat ini, kepolisian terus melakukan pendalaman terhadap seluruh rangkaian peristiwa yang dialami korban.
"Kita berjibaku mencari pelaku, dan dari hasil.mapping kita dia memang berpindah-pindah. Beberapa waktu kita grebek dan ternyata masih bisa meloloskn diri," jelas Kombes Pol Hendra Rochmawan, Kabid Humas Polda Jabar, dalam instagram Humas Polda Jabar, 21 Jun 2026.
Sehubungan dengan kasus ini, Polda Jabar menjelaskan hasil penyelidikan awal, YTT diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan selama kurang lebih tiga tahun oleh seorang pria yang mengaku sebagai kekasihnya.
Akibat dugaan tindak kekerasan tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian wajah hingga menyebabkan kerusakan struktur wajah yang diduga akibat hantaman benda tumpul.
Sejauh ini diketahui, kondisi korban saat ditemukan menjadi perhatian serius aparat kepolisian untuk mengungkap secara menyeluruh kasus yang menimpanya.
Dalam proses penanganan perkara, penyidik terus mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi guna mempercepat pengungkapan kasus.
Dalam keterangannya, Polda Jabar menegaskan komitmennya untuk memburu dan menangkap pelaku serta memastikan proses hukum berjalan secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.
Hilang Selama Tiga Tahun, Korban Ditemukan Kritis di Rumah Sakit
Diketahui kasus ini mencuat setelah kakak korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Jawa Barat pada 12 Juni 2026. Laporan tersebut kemudian teregistrasi dengan nomor LP/B/1145/VI/2026/SPKT/POLDA JAWA BARAT.
Kemudian, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan korban diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial TH.
“Korban diduga mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial TH,” kata Hendra dalam keterangannya di Bandung, Rabu (17/6/2026).
Polda Jawa Barat pun masih menyelidiki dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berusia 30 tahun. Kini dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.