news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)..
Sumber :
  • jabarprov.go.id

Bicara Pembangunan Desa dan Kelurahan di Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi Sesalkan Budaya Gotong Royong Semakin Pudar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti pudarnya budaya gotong royong di Jabar menjadi salah satu faktor lambatnya pembangunan desa hingga kelurahan.
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:17 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti pudarnya budaya gotong royong. Hal itu terjadi di lingkungan desa maupun kelurahan di Provinsi Jabar.

Perhatian Dedi Mulyadi mengenai budaya gotong royong saat meminta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) ikut andil menghidupkan sekaligus menjadi penggerak dan mitra kerja Provinsi Jabar.

Di acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus DPP LPM RI di Gedung Merdeka Kota Bandung, Jumat (7/8/2026), Dedi Mulyadi berharap LPM kembali menghidupkan budaya gotong royong. Ini bertujuan sebagai langkah mempercepat pembangunan desa dan kelurahan.

"Saya berharap LPM menjadi penggerak dan mitra kerja melakukan percepatan pembangunan, seperti pengerukan sungai, pengaspalan jalan, pembangunan rumah rakyat miskin hingga pemasangan jaringan listrik," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangan resminya, Sabtu (8/8/2026).

Dedi Mulyadi Bicara Lingkungan jadi Kekuatan di Jabar

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Pemprov Jabar

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi membagikan pesan terkait kegiatan budaya masyarakat di Jabar. Menurutnya, kekuatan Jawa Barat terletak dari lingkungan.

KDM sapaan akrabnya menambahkan, konsep lingkungan di Jabar yang selama ini lahir dari kerukunan dan masyarakat yang saling gotong royong.

Ia mencontohkan kegiatan saling membantu yang sederhana dari masyarakat, mulai dari penataan rumah hingga penyelesaian sengketa di sebuah lingkungan.

"Jawa Barat ini kekuatannya adalah di lingkungan. Maka dari itu, lingkungannya harus kuat," ucapnya.

Penilaian KDM soal Gotong Royong Mulai Luntur

KDM berbagi pandangan terkait kehidupan bermasyarakat seiring berkembangnya zaman. Menurutnya, bagian ini semakin menunjukkan perubahan secara drastis dampak dari perkembangan era digital.

Ia menilai dampak dari perkembangan era digital. Hal ini sangat dirasakan di mana banyak orang lebih mementingkan diri sendiri ketimbang menjaga budaya gotong royong.

"Jujur lingkungan kita mulai mengalami penurunan. Sebab orang sudah mulai individualis karena era digital. Untuk itu, mereka harus diingatkan lagi bahwa kita masyarakat yang culture-nya hidup gotong royong," terangnya.

Selain itu, mantan Bupati Purwakarta ini menyoroti banyaknya perubahan sikap dari pemimpin di tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, mereka cenderung memilih kesibukan mengurus administrasi ketimbang menghidupkan masyarakatnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:16
12:21
02:04
03:45
02:28
03:25

Viral