Petugas membersihkan material longsor dan membuat jembatan sementara, Kamis (27/1/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Mustofa

Pasca Longsor di Lebakbarang Kabupaten Pekalongan, 52 Kepala Keluarga Masih Terisolir

Jumat, 28 Januari 2022 - 00:27 WIB

Pekalongan, Jawa Tengah - Pasca longsor yang terjadi di Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, sejak Selasa sore (25/01/2022), hingga saat ini petugas gabungan masih membuka akses jalan sementara,

Upaya pembersihan material longsor ini dilakukan agar jalur utama maupun jalur alternatif bisa di lalui warga dan kendaraan roda dua untuk sementara ini.

Petugas membuat jalur yang baru, karena saat ini jalan utama hanya bisa dilewati warga dan kendaraan roda dua secara bergantian.

Sementara itu akibat masih sulitnya akses kendaraan roda empat, membuat warga di Dusun Mendolo, Kecamatan Lebakbarang kesulitan untuk mendapatkan bahan bahan logistik, sejak terjadinya longsor beberapa hari yang lalu.

“ Sejak dari kemarin, petugas mulai membersihkan material longsor. Kita Tadi selesai melaksanakan pembuatan jalan sementara, agar bisa dilalui oleh warga. Ada dua jalur yang dibuat secara bergotong-royong dengan personil baik TNI, Polri, maupun pemerintah daerah khususnya Dinas PU kemudian dari relawan juga,” kata Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria, Kamis sore (27/01/2022).

Kedua jalur yang dibuka yakni Jalur Jalan Karanganyar menuju Lebakbarang dan juga dari Lolong ke Lebakbarang, tepatnya di Dukuh Mendolo.

Akibat longsor yang memutus akses jalan warga, sejumlah warga di Dusun Mendolo, yang berada didaerah atas mengalami kesulitan bahan makanan, karena harus melewati jalur utama yang saat ini putus tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Di desa Mendolo, saat ini belum bisa dilalui sama sekali. Dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan menurunkan alat berat ekskavator untuk membersihkan material longsor dan membuat akses jalan sementara. Dengan tertutupnya akses jalan utama warga, sehingga berpengaruh pada kebutuhan logistik warga. Kami menerima laporan itu, langsung membawakan dengan cara estafet untuk menuju ke lokasi dengan berjalan kaki,” lanjut Arief.

Hingga sampai Kamis petang (27/01/2022), informasi yang didapatkan, tercatat oleh Polres Pekalongan ada sekitar 52 Kepala Keluarga (KK), warga yang kesulitan logistik akibat longsor ini.

“Warga yang terdampak langsung longsor, saat ini dari laporan warga sebelumnya memang ada 33 KK. Untuk update terakhir hingga Kamis petang ini, ada 52 KK yang kesulitan logistik. Tadi kita juga melakukan bakti sosial droping logistik untuk warga dan juga membuka akses kendaraan roda empat,” ungkap nya

Untuk membuka akses jalan agar bisa dilalui kendaraan roda empat, menurut Arief, diperkirakan memakan waktu empat hari kedepan.

“Kita perkirakan dalam waktu satu minggu (Sejak kejadian) atau empat hari ke depan kita terus kerja keras untuk bisa membuka akses tersebut agar kembali normal,” tambahnya.

“Kami akan membersihkan material longsor yang berada 9 titik longsor. Di jalan utama masih ada 1 titik longsor yang mengalami kerusakan berat, dan memerlukan alat berat untuk membuat jalan dengan jembatan sementara," imbuhnya.

Saat ini jalur yang masih tertutup material longsor merupakan jalur alternatif menuju Lebakbarang di sebelah barat, yaitu ruas jalur Lolong - Mendolo - Kutorembet belum sepenuhnya terbuka.

Di sepanjang jalur jalan Desa Mendolo - Kutorembet sedikitnya masih ada delapan titik longsor yang belum dibersihkan karena butuh alat berat.

Selain itu, jalur jalan Desa Mendolo penghubung Dukuh Krandegan ke Dukuh Mendolo juga masih terputus total akibat jalan dan sebuah jembatan yang hilang tersapu longsor. (Edi Mustofa/Buz) 

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
01:38
03:09
10:13
04:52
03:06
01:24
Viral