news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tangkapan layar video viral warga berebutan saat "hujan uang" di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Mustofa

Heboh Video Viral "Hujan Uang" di Kabupaten Pekalongan

Sebuah video viral di media sosial, terlihat ribuan warga berebut jutaan rupiah uang kertas yang dilempar ke udara di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Selasa, 8 Maret 2022 - 11:17 WIB
Reporter:
Editor :

PekalonganJawa Tengah - Sebuah video viral di media sosial, terlihat ribuan warga berebut jutaan rupiah uang kertas dilempar ke udara di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Video "hujan uang" tersebut viral di media sosial seperti Instagram maupun Facebook.

Video "hujan uang" tersebut diunggah oleh akun Instagram @ndorobei.official. Diposting dengan caption "Hujan uang di Desa Pakumbulan, Buaran, Kabupaten Pekalongan."

Video hujan uang yang juga dibagikan oleh Bos Afero via @pekalonganinfo @megelang.raya tersebut disukai oleh 1.016 dan mendapatkan sebanyak 110 komentar.

Diketahui uang jutaan rupiah tersebut dihaburkan oleh seorang pengusaha kaya Khairul Huda (40), warga RT 8 RW 4, warga Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran.

Khairul menghamburkan uang dari atas rumahnya sehingga menjadi rebutan warga sekitar. Dalam video tersebut, nampak warga saling dorong berebut uang kertas lembaran Rp50 ribu dan Rp100 ribu hingga uang koin.

Pantauan tvonenews.com pada Senin (07/03/2022) malam, peristiwa itu terjadi di Desa Pakumbulan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Kerumunan warga tersebut yang merupakan acara ‘udik-udikan’ dalam tradisi Jawa, yaitu sebuah acara syukuran pembangunan rumah 'munggah molo' (menaikan kerangka atap rumah), yang digelar pada Minggu pagi (06/03/2022), sekira pukul 10.00 WIB.

" Acara munggahke molo atau menaikkan kerangka atap rumah dan tradisi jawa. Karena menaikan molo itu sangat penting," kata Sodikin, salah seorang warga Buaran.

Warga yang berebutan uang tersebut sangat banyak dan ramai sekali. Warga saling berdesakan dan saling dorong untuk mendapatkan uang.

" Ada hampir seribu orang yang ikut. Uang yang disebarkan kira kira mencapai 10 juta uang buat udik-udikan. Uang dikeluarkan itu uang kertas, koin, banyak juga ada yang dapat ada yang dapat Rp200 ribu, saya dapat Rp23 ribu," lanjutnya.

Setelah video hujan uang tersebut viral, pihak keluarga menanggapi kejadian tersebut.  Perwakilan keluarga Danang Krismanda (25) warga Buaran mengatakan, acara udik-udikan itu dilakukan hanya untuk melestarikan tradisi di Pekalongan.

"Saya yang mewakili pihak keluarga meminta maaf kepada masyarakat, pemerintah dan lainnya terkait acara udik-udikan yang viral kemarin. Apalagi acara tersebut dilaksanakan pada masa PPKM dan pandemi Covid-19," kata Danang.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral