news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman saat melakukan peninjauan pasca banjir bandang di kawasan Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (21/12/2025)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Mohammad Hamzah

Bupati Tegal Pastikan Wisata Guci Aman, Pancuran 13 dan 5 Masih Ditutup Pasca Banjir Bandang

Pemerintah Kabupaten Tegal memastikan kawasan Obyek Wisata Guci kembali aman dikunjungi pasca banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut.
Senin, 22 Desember 2025 - 18:57 WIB
Reporter:
Editor :

Kabupaten Tegal, tvOnenews.com - Pemerintah Kabupaten Tegal memastikan kawasan Obyek Wisata Guci kembali aman dikunjungi pasca banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut.

Meski demikian, dua titik kolam pemandian air panas, Pancuran 13 dan Pancuran 5, masih ditutup sementara karena tertimbun material lumpur dan pasir.

Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mengatakan, secara umum aktivitas wisata di Guci telah berjalan normal. Ia menegaskan dampak banjir bandang tidak merusak seluruh kawasan wisata.

“Secara umum kondisi wisata Guci aman. Aktivitas wisata sudah kembali berjalan, dan masyarakat tidak perlu khawatir untuk berkunjung,” kata Ischak saat meninjau lokasi, Minggu (21/12/2025).

Menurut Ischak, banjir bandang yang terjadi akibat luapan Sungai Gung hanya berdampak pada area bantaran sungai dan dua titik pemandian air panas.

“Dampak banjir ini tidak meluas. Yang terdampak hanya di sekitar bantaran Sungai Gung, khususnya Pancuran 13 dan Pancuran 5,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pancuran 13 yang menjadi ikon wisata Guci mengalami kerusakan cukup serius karena tertimbun material lumpur, pasir, batu, hingga pipa air panas yang terbawa arus dari lereng Gunung Slamet.

“Material yang terbawa cukup banyak, ada lumpur, pasir, batu, sampai pipa air panas. Karena itu, Pancuran 13 belum bisa difungsikan dan harus dibersihkan secara menyeluruh,” jelas Ischak.

Untuk mempercepat pemulihan, pemerintah daerah mengerahkan petugas gabungan serta alat berat ke lokasi terdampak.

“Kami turunkan alat berat untuk mengangkat material banjir di Pancuran 13. Pembersihan dilakukan bertahap dan melibatkan TNI, Polri, BPBD, pengelola wisata, serta masyarakat,” katanya.

Sementara itu, kondisi serupa juga terjadi di Pancuran 5. Namun, proses pembersihan di lokasi tersebut masih dilakukan secara manual.

“Pancuran 5 juga terdampak, kolamnya tertutup lumpur dan pasir. Untuk sementara pembersihan dilakukan manual oleh relawan dan stakeholder terkait,” tambahnya.

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Bupati Tegal menegaskan bahwa faktor keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Keselamatan wisatawan adalah yang paling utama. Karena itu, dua titik pemandian ini kami tutup sampai benar-benar aman untuk digunakan,” tegas Ischak.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral