news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bangunan SLB Negeri Brebes yang baru selesai direhabilitasi..
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Bangunan SLB Negeri Brebes Direhabilitasi, Sekolah Mengaku Nyaman Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus

Bangunan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Brebes, Jawa Tengah yang berada di Jalan Yos Sudarso Kota Brebes, kini tampil lebih megah dan layak digunakan dalam proses belajar mengajar bagi siswa berkebutuhan khusus.
Selasa, 13 Januari 2026 - 08:55 WIB
Reporter:
Editor :

Brebes, tvOnenews.com - Bangunan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Brebes, Jawa Tengah yang berada di Jalan Yos Sudarso Kota Brebes, kini tampil lebih megah dan layak digunakan dalam proses belajar mengajar bagi siswa berkebutuhan khusus.

Hal ini setelah di tahun 2025 lalu telah dilakukan rehabilitasi melalui program Pekerjaan Konstruksi Rehabilitasi Gedung Sekolah Negeri Paket 8. 

Kepala SLB Negeri Brebes, Dyah Nur Maulah mengatakan, rehab gedung sekolah milik pemerintah provinsi saat ini lebih megah dan bagus.

Pihak sekolah juga mengapresiasi atas hasil rehabilitasi gedung sekolah yang dinilai sangat mendukung kegiatan belajar mengajar bagi ratusan siswa berkebutuhan khusus yang ada di SLB Negeri Brebes.

“Dulu bangunannya kurang nyaman. Namun, saat ini gedung sekolah yang kami tempati kondisi sudah bagus, lebih baik, terlihat lebih mentereng. Para guru maupun siswa juga merasa lebih nyaman dan dampaknya sangat positif terhadap proses pembelajaran,” kata Dyah kepada, Senin, 12 Januari 2026.

Pihak SLB Negeri Brebes, menurut Dyah sudah puluhan tahun sekolahnya menjadi pusat layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Brebes dan sekitarnya.

"Saat ini dengan rehabilitasi gedung SLB Negeri Brebes,  memiliki fasilitas yang layak, inklusif, dan berkelanjutan," jelas Dyah.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Sadimin berharap,  dengan revitalisasi yang dilakukan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik berkebutuhan khusus.

Sadimin menambahkan, bahwa dengan dilakukannya rehab diharapkan sarana prasarana berupa ruang pembelajaran lebih baik dan bisa memberikan rasa aman dan menyenangkan bagi siswa dan para guru. 

"Guru dapat melayani pembelajaran dengan tenang dan kualitas pembelajaran semakin baik. Guru dapat berinovasi dalam menyelenggarakan pembelajaran," kata Sadimin.

"Kami juga berharap dengan rehab SLB Negeri Brebes pada tahun kemarin, murid-murid di SLB dapat  belajar dengan aman dan merasa nyaman sehingga siswa bisa berkembang dan muncul prestasi,"  jelas Sadimin.

Di Kabupaten Brebes, saat ini selain ada SLB Negeri yang berada di wilayah perkotaan Brebes. Ada juga SLB Mutiara Hati milk swasta, yang pelayanannya dapat dilaksanakan secara bersama antara SLB Negeri dan Swasta. 

"Untuk SLB di Kabupaten Brebes dengan cakupan wilayah yang luas dan padat, memang perlu ada tambahan SLB lagi. Kedepannya kami akan bekerjasama dengan Pemkab Brebes untuk pendirian sekolah baru di wilayah Brebes," ujar Sadimin.

Terpisah Direktur CV Kuat Jaya Karya, rekanan yang menggarap rehabilitasi SLB Negeri Brebes menjelaskan,.bahwa rehabilitasi gedung SLB Negeri Brebes tidak sekadar pekerjaan konstruksi, melainkan amanah yang berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan peserta didik berkebutuhan khusus saat proses belajar mengajar berlangsung.

“SLB memiliki kebutuhan yang berbeda dengan sekolah umum. Karena itu, kami mengerjakan proyek ini dengan penuh kehati-hatian, memperhatikan standar keselamatan, kenyamanan, serta aksesibilitas bagi siswa,” kata Andi.

Pihaknya mengungkapkan, bahwa keberhasilan proyek tersebut membuktikan bahwa kontraktor lokal mampu bekerja secara profesional dan menghasilkan kualitas bangunan yang kompetitif.

"Ini sebagai salah bukti bahwa kontraktor lokal juga bisa bekerja baik dan bisa maksimal sesuai dengan harapan bersama," jelas Andi.

Perlu diketahui, pekerjaan rehabilitasi SLB Negeri Brebes, didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp2.089.854.149,00.

Proyek tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya bagi sekolah luar biasa. (buz) 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
08:13
08:52
02:17
01:33
03:09

Viral