news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana saat tenda upacara pembukaan TMMD Tahap III Tahun 2026 di Klaten, Jawa Tengah, roboh..
Sumber :
  • Tim tvOne - Indratno Eprilianto

Tenda Upacara TMMD Sengkuyung di Klaten Roboh Diterjang Angin Kencang, Tamu Undangan Panik

Dua tenda tamu undangan pada upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Sedayu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, roboh setelah diterjang angin kencang. 
Kamis, 16 Juli 2026 - 14:34 WIB
Editor :

Klaten, tvOnenews.com – Dua tenda tamu undangan pada upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Sedayu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, roboh setelah diterjang angin kencang. 

Peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba pada Rabu (15/7/2026) kemarin itu, sempat membuat ratusan tamu undangan panik dan berlarian menyelamatkan diri.

Informasi yang dihimpun, insiden terjadi saat upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 masih berlangsung.

Angin kencang yang datang mendadak mengguncang dua tenda berukuran masing-masing sekitar 25 meter hingga akhirnya ambruk.

Tamu undangan yang berada di bawah tenda langsung berhamburan keluar untuk menghindari reruntuhan rangka tenda. Kepanikan sempat terjadi karena tenda roboh saat acara masih berlangsung.

Kepala Desa Sedayu, Sri Kuatno, mengatakan angin kencang datang dari sebelah barat berlangsung sekitar lima menit. Kedua tenda yang roboh memiliki panjang sekitar 50 meter dan digunakan untuk menampung sekitar 250 tamu undangan.

"Yang roboh itu tenda yang digunakan untuk tamu undangan. Kalau tenda untuk UMKM masih aman," ujarnya.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Seluruh tamu undangan berhasil menyelamatkan diri sebelum rangka tenda roboh, sehingga tidak ada yang mengalami luka.

Meski diwarnai insiden robohnya tenda, upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tetap dilanjutkan hingga selesai dan situasi kembali kondusif.

TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan sasaran pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Sedayu.

Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan talud jalan sepanjang 250 meter, betonisasi jalan desa sepanjang 770 meter, pembangunan lima unit jamban sehat, serta rehabilitasi tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

Selain itu, TMMD juga melaksanakan sejumlah kegiatan nonfisik berupa bazar UMKM, penyuluhan wawasan kebangsaan, serta pelayanan dan penyuluhan administrasi kependudukan (Dukcapil).

Berbagai sasaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur desa, memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas pertanian, meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan. (ieo/buz))

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:45
05:01
02:22
01:35
07:49
03:05

Viral