news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

KEK Industropolis Batang meneken kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah..
Sumber :
  • Istimewa

KEK Industropolis Batang Gandeng Dinas Pendidikan Jateng, Siapkan Lulusan SMK Jadi Talenta Industri

KEK Industropolis Batang dan Dinas Pendidikan Jateng memperkuat kerja sama untuk siapkan lulusan SMK dengan kompetensi dan karakter sesuai kebutuhan industri.
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:58 WIB
Reporter:
Editor :

Karakter kerja yang menjadi bagian dari kerja sama meliputi integritas, disiplin, tanggung jawab, etos kerja, komunikasi, kemampuan bekerja sama, ketahanan kerja, kepatuhan terhadap prosedur, kepedulian terhadap keselamatan, serta kemampuan beradaptasi dan terus belajar.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Tengah, DR. Mohammad Saleh, S.T., S.H., M.EN. Menurutnya, kompetensi siswa SMK harus terus mengikuti perubahan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.

Selain kemampuan teknis, peserta didik dinilai perlu memiliki karakter kerja yang kuat serta kemampuan beradaptasi. Bekal tersebut diperlukan agar lulusan mampu menghadapi perubahan di dunia kerja yang terus berkembang.

Dalam PKS tersebut, ruang lingkup kolaborasi mencakup penyelarasan materi pembekalan dan pelatihan kesiapan kerja.

Kerja sama juga mencakup fasilitasi kunjungan ke pabrik dan industri serta pelibatan praktisi industri sebagai narasumber, instruktur, mentor, penguji, hingga pemberi umpan balik.

Para pihak juga dapat menyelenggarakan pelatihan, pembekalan, asesmen, sertifikasi kompetensi, magang, praktik kerja lapangan, serta berbagai kegiatan lain sesuai program dan ketentuan yang berlaku.

Upaya memperkuat keterkaitan pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) juga mendapat dukungan dari Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, S.H., M.H.

Ia menilai pendidikan kejuruan harus memiliki hubungan yang kuat dengan perkembangan kebutuhan dunia usaha dan industri. Karena itu, kurikulum SMK perlu dibuat adaptif dan dinamis serta disesuaikan dengan standar kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

Kerja sama ini juga diarahkan untuk memperkuat proses penyiapan calon tenaga kerja. Melalui koordinasi dengan SMK dan Bursa Kerja Khusus (BKK), siswa dan lulusan dapat memperoleh akses terhadap informasi lowongan, bimbingan karier, pemadanan kompetensi, proses seleksi, hingga fasilitasi penempatan kerja.

Proses rekrutmen yang difasilitasi melalui kerja sama tersebut akan diarahkan berlangsung secara objektif, transparan, inklusif, dan non-diskriminatif. Pelamar juga tidak akan dikenakan pungutan dalam proses rekrutmen.

Melalui Program NGOPENI SMK, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap bekerja.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral