- Tim tvOne - Mohammad Hamzah
Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Meninggal Dunia, Diduga Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas
Autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban secara medis. Pemeriksaan tersebut dilakukan atas persetujuan keluarga.
"Setelah selesai autopsi, anak korban akan diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan sore ini," kata Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana melalui Kasat Reskrim AKP M. Faizal Wildan Umar Rela.
Kasat Reskrim mengatakan, awalnya Satreskrim Polres Pemalang menerima laporan dari warga terkait meninggalnya anak korban.
"Usai meminta keterangan dari keluarga korban, dilanjutkan autopsi pada jenazah anak korban, untuk mengetahui penyebab kematian anak korban," kata Kasat Reskrim.
"Autopsi dilakukan, atas persetujuan keluarga dari anak korban," imbuh Kasat Reskrim.
Polisi kini masih mendalami rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia, termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, serta melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi, juga berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait," kata Kasat Reskrim.
Polres Pemalang memastikan penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, jika ditemukan adanya unsur pidana, maka akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku," kata Kasat Reskrim.
Hasil autopsi dan penyelidikan polisi nantinya diharapkan dapat mengungkap penyebab kematian MHAQ serta memastikan ada atau tidaknya keterkaitan dugaan kekerasan di sekolah dengan meninggalnya korban. (mdh/buz)