- ANTARA
BNN Sebut Layanan Rehabilitasi Narkoba di Jawa Tengah Jangkau 30.240 Orang Per Tahun
Semarang, tvOnenews.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah memperkirakan kapasitas berbagai potensi layanan rehabilitasi pengguna narkoba di provinsi ini mampu melayani sekitar 30.240 orang per tahun.
Plt Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Edi Swasono, mengatakan, terdapat 84 fasilitas layanan rehabilitasi di provinsi Jawa Tengah yang terdiri dari 10 balai besar, 66 Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), serta delapan lembaga rehabilitasi swasta.
Edi Swasono menjelaskan, jika target rata-rata per bulan berbagai fasilitas layanan rehabilitasi itu mampu melayani hingga 30 orang, maka sekitar 30 ribu pasien akan tertangani dalam setahun.
"Penguatan layanan rehabilitasi dilakukan melalui kolaborasi dengan dinas kesehatan tingkat provinsi maupun kabupaten/ kota, serta lembaga swasta," kata Brigjen Pol. Edi Swasono, di Semarang pada Selasa (13/10/2026).
Edi menuturkan kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung ketersediaan tenaga medis profesional, meningkatkan kapasitas layanan, dan memperluas akses masyarakat terhadap rehabilitasi.
Ia mengatakan optimalisasi layanan rehabilitasi tersebut merupakan salah satu upaya untuk mencapai target Jawa Tengah Zero Prevalensi Narkotika 2045.
Menurut dia, Zero Prevalensi Narkotika 2045 disusun sebagai arah strategis jangka panjang untuk memperkuat upaya penanganan narkotika secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, kata dia, dibutuhkan komitmen bersama, dukungan kebijakan, serta keterlibatan aktif seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.
"Diperlukan sinergi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, institusi pendidikan, sektor kesehatan, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat agar upaya yang dilakukan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan," katanya. (buz)