news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Java Coffee Culture dan Festival Peneleh.
Sumber :
  • zainal arifin

Java Coffee Culture dan Festival Peneleh Jadi Wisata Baru Surabaya, BI Catat Transaksi Rp25,63 Miliar

Warga Surabaya ramaikan ajang Java Coffee Culture (JCC) yang digelar KPBI Jatim dan berhasil membukukan transaksi penjualan produk sebesar Rp25,63 miliar.
Senin, 10 Juli 2023 - 15:56 WIB
Editor :

Surabaya, tvOnenews.com - Warga Surabaya ramaikan ajang Java Coffee Culture (JCC) yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jawa Timur (Jatim), dan berhasil membukukan transaksi penjualan produk sebesar Rp25,63 miliar. Capaian tersebut melampaui target transaksi sebesar Rp18 miliar.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jatim, Doddy Zulverdi mengungkap sejumlah faktor penyebab tingginya angka transaksi di JCC tahun ini. Pertama, kopi yang dipamerkan dalam business matching ini adalah kopi-kopi terpilih.

“Kopi sudah dipilih dan dikurasi oleh ahli kopi. Mulai dari aspek bahan baku, pengolahan sampai hasil akhirnya sudah diuji,” kata Doddy pada puncak acara Semarak JCC & Festival Peneleh yang digelar di sepanjang Jalan Tunjungan Surabaya, Minggu (9/7) sore.

Selain itu, lanjut dia, pembeli yang datang umumnya juga sudah mengetahui karakteristik dan kualitas masing-masing kopi. Beberapa produk yang dijual memang sudah punya nama, sehingga begitu dipasarkan, permintaannya langsung tinggi.

Sejumlah buyer yang datang dalam business matching sebagian besar adalah aggregator untuk ekspor. Bahkan lebih dari 70 persen transaksi dalam business matching bertujuan ekspor. Negara tujuan ekspor mayoritas ke Jepang, Mesir dan Eropa. 

“Yang mengikuti business matching semuanya kopi Jawa,” terangnya.

Sementara itu, Deputi Gubenur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta membeberkan potensi pengembangan kopi di Jawa. Produksi kopi di Jawa pada tahun 2022 sebesar 99.000 ton.

Secara spasial, produksi kopi tersebar di wilayah Jawa yang utamanya didominasi dari provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Dari sisi ekspor, komoditas unggulan kopi di Jawa didominasi oleh Jawa Timur dan mayoritas diekspor ke Mesir, Jepang dan Italia. Ekspor kopi not roasted (biji kopi) di Jawa masih cukup tinggi (pangsa pasar 28 persen) dibandingkan kopi roasted dan ekstrak kopi.

“Sehingga masih terdapat ruang untuk hilirisasi komoditas kopi olahan di Jawa,” katanya.

Dia menambahkan, komoditas kopi roasted di Jawa masih didominasi oleh Jawa Timur, dan komoditas ekstrak kopi di Jawa, didominasi oleh Banten. Sementara ekspor olahan kopi mayoritas diekspor ke Filipina.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:06
01:54
02:34
01:35
03:49
02:04

Viral