- Dpr.go.id
Heboh Janda Muda di Surabaya Tewas Diduga Dianiaya Anak Pejabat, Netizen Geduruk Akun IG Politisi PKB Edward Tannur
Jakarta, tvOnenews.com - Dini Sera Afrianti (28), janda muda asal Sukabumi, Jawa Barat tewas diduga usai menjadi korban penganiayaan oleh R, teman lelakinya, saat berada di rumah karaoke di kawasan Surabaya Barat pada Rabu (4/10/2023) dini hari.
Kuasa Hukum korban Dimas Yemahura Alfaraouq mengatakan, dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh R, pacar korban yang diduga merupakan anak anggota DPR RI terhadap korban asal Sukabumi, terjadi di tempat karaoke kawasan Jalan Mayjen Jono Soewojo Rabu dini hari.
Korban saat itu tak berdaya dan tergeletak di basement. Oleh terduga pelaku, Dini hendak ditinggal. Namun, oleh petugas keamanan mengingatkan R untuk membawa korban. Kemudian korban dibawa R menuju apartemen kawasan Lontar.
"Oleh R, Andini dimasukkan bagasi mobil belakang dibawa ke apartemen. Di sana kondisi semakin buruk, kemudian baru dibawa ke rumah sakit," ujarnya kepada wartawan, Kamis (5/10/2023).
Setelah sampai di National Hospital, korban dinyatakan meninggal dunia. Kemudian dibawa ke RSUD dr Soetomo, Surabaya.
"Hasil autopsi belum kami terima, namun hasil analisis kami, ada luka di paha kanan kiri parah lebam, sekujur kaki, tangan kanan kiri lebam parah dada dan muka," tambahnya.
Atas kasus ini, lanjut Dimas, pihak keluarga sudah melaporkan R terduga pelaku ke Polrestabes Surabaya atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain dan pembunuhan.
Berita ini pun viral dan membuat netizen menduga-duga sosok ayah pelaku.
Akun sosial media milik politisi PKB yang juga anggota DPR RI Komisi IV, Edward Tannur dibanjiri sejumlah komentar dari netizen.
"Keknya, lagi pusing, sakit kepala, bibir pecah² susah buang air besar," sambung akun @4ma
"Anaknya bunuh orang yak?" tulis akun @pand di postingan Edward.
Hingga kini belum diketahui, apakah pelaku RT yang diduga aniaya Dini ialah anak dari Edward Tannur atau bukan.
Dikutip dari laman resmi DPR RI, Edward ialah anggota DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia kelahiran Atambua, 2 Desember 1961.
Selain sebagai politisi PKB, Edward juga tercatat pernah menjadi Ketua KONI Kabupaten Timor Tengah Utara pada 2004 hingga 2005. Ia juga sempat menjadi pembina Pemuda Katholik (PMKRI). (ebs)